Rabu, 10 Maret 2010  
Hot Topics >> Ekonomi - Nusantara ** BARU ** Interaksi antar pembaca JPNN.COM dapat dilakukan melalui akun jejaring sosial Facebook >>
 
 
   
Kamis, 31 Desember 2009 , 09:07:00
 
SORONG -- Penduduk Kota Sorong, Papua Barat, mencapai sekitar 200 ribu. Dari jumlah itu, tercatat 756 orang hidup dengan HIV/AIDS (ODHA). Data itu dikeluarkan Pemkot Sorong dan KPAD (Komisi Penanggulangan AIDS Daerah) Kota Sorong.  Data yang disampaikan dalam pertemuan media gathering dan instansi pemerintah terkait dalam penanggulangan HIV/AIDS di Restoran Dofior kemarin (30/11) itu merupakan data hingga Nopember 2009.

Sekretarais KPA Kota Sorong Jhon Toysuta menjelaskan, penderita virus mematikan HIV/AIDS di Kota Sorong itu jelas tak bisa didiamkan. Terlebih, ada trend jumlah penderita semakin bertambah dari waktu ke waktu. "Ini merupakan ancaman terselubung yang harus diperhatikan oleh pemerintah, karena itu pihak terkaiat harus kian mengintensifkan koordinasi antar lini untuk menangulanginya," ujarnya. 

Dari pengamatan Radar Sorong, yang hadir di acara itu hanya 15 orang saja yaitu perwakilan Dinas Kesehatan, perwakilan RS Sele Be Solu, dan Puskesmas Remu. Yang tidak hadir Dinas Sosial, Dinas Pariwisata, Dinas Tenaga Kerja, Dinas P dan P, serta Dinas Badan Seatistik.

Dijelaskan Jhon, dalam kasus ini sudah banyak mengakibatkan kematian. Dia berharap, baik pemerintah maupun masyarakat dengan kesadaran masing-masing individu, bisa melakukan pencegahan. Jhon mengatakan, penyakit ini merebak lantaran belum ada keterbukaan dari pihak pemda maupun masyarakat sendiri dalam membicarakan soal penyakit mematikan itu. Mestinya, masyarakat mau konsultasi ke PM VCT atau pusat konseling untuk virus ini yang sudah ada di Kota Sorong.

Jhon menjelaskan, selama ini sebenarnya sudah berbagai cara dilakukan baik itu penyuluhan oleh Dinas Kesehatan dan LSM maupaun juga KPA Kota Sorong sediri. Penyluhan dilakukan di berbagai tempat yang dinilai rawan penularan, seperti seperti lokalisasi, bar, dan panti pijat. Penyuluhan juga melalui forum pertemuan di gereja-gereja maupuan juga di pengajian-pengajian.

Dipaparkan, pusat konsultasi PM VCT dan tes HIV di Kota Sorong ini sudah ada tiga tempat yaitu di RS Sele Be Solu, Puskesmas Remu, dan Puskesmas Malawai. Hanya saja, masyarakat terkesan takut untuk mendatangi tempat-tempat itu. "Masuk ke VCT saja belum, sudah ketakutan,” terangnya. (dik,tan,sam/jpnn)
 
    JPNN.COM | Warga 200 Ribu, 756 Kena HIV/AIDS
  • Print
  • Email
  • RSS
  • Track Back
  • Digg
  • Twitter
  • LintasBerita
  • Facebook
 
Komentar Anda untuk berita/artikel "Warga 200 Ribu, 756 Kena HIV/AIDS"
 
   
  + Other News / Category     
 
Kolom Dahlan Iskan
Kuliah Malam dengan Penerangan Lilin
BETAPA menyentuhnya foto yang dimuat di koran-koran edisi Kamis (26/2): mahasiswa Universitas Muhamm ...
Other
 
Kolom Bersihar Lubis
Menjaga Sjahrir, Menjaga Realisme
KEMENAKANNYA, penyair Chairil Anwar mencantumkan nama Bung Sjahrir bersama Bung Karno dan Bung Hatta ...
Other
 
Gunakan akun Facebook Anda di forum ini
 
 
   
 
Home Nasional Nusantara Politik Ekonomi Internasional Olahraga Hiburan Teknologi