Sabtu, 04 Februari 2012  
   
OLAHRAGA - TENIS
Minggu, 05 September 2010 , 11:42:00

MELAJU - Penampilan Rafael Nadal di AS Terbuka saat mengalahkan Denis Istomin, kemarin. Foto: Antonelli/News.
NEW YORK - Gelar grand slam Amerika Serikat (AS) Terbuka menjadi satu-satunya grand slam yang belum pernah dimenangkan oleh Rafael Nadal. Tahun ini, dia kembali menjadi unggulan teratas di grand slam lapangan keras (hardcourt) itu. Tapi, dia tak mau menjadikan hal itu sebagai beban untuk kiprahnya tahun ini.

Yang jelas, Nadal terus menjaga kans juaranya di AS Terbuka. Sabtu (4/9) dini hari kemarin WIB, dia melaju ke babak ketiga dengan mengalahkan Denis Istomin (Uzbekistan) 6-2, 7-6 (5), 7-5.

Sebagai unggulan teratas, Nadal sebenarnya mendapatkan jalan yang relatif mudah untuk merebut gelar perdana. Namun, petenis Spanyol itu tak mau terburu-buru untuk segera melengkapi koleksi gelarnya. "Serius, bagi saya melengkapi gelar grand slam saat ini juga bukanlah target utama. Bagi saya, yang penting adalah meningkatkan level permainan, bermain dengan baik di tiap babak, dan kita lihat saja apa hasilnya," kata Nadal pada Reuters.

Saat ini, Nadal sudah mampu mengoleksi delapan gelar grand slam. Lima kali dari Prancis Terbuka, dua dari Wimbledon, serta satu di Australia Terbuka. Tapi, di AS Terbuka, dia hanya mampu mencapai semifinal, yang terjadi dua dalam edisi terakhir. Targetnya tahun ini pun tak muluk-muluk, yakni dia hanya ingin meraih hasil lebih baik dari tahun lalu.

Modal besar sudah didapatkan Nadal dalam dua laga di Flushing Meadows, arena AS Terbuka. Dia memiliki senjata baru, yaitu servis yang lebih kencang dan pukulan voli yang meningkat. Modal tersebut terbukti ampuh membuatnya belum kehilangan satu set pun di dua laga.

Servis Nadal terbukti tak terpatahkan saat menghadapi Istomin. Dia mampu memproduksi delapan kali ace dan mencatatkan servis kencang yang tercatat 216 km/jam (134 mil/jam). Dia juga memenangkan 13 dari 19 permainan di dekat net dalam laga itu. "Saat ini, semuanya berjalan dengan lancar. Jadi, saya akan terus berusaha menjaga permainan seperti ini. Melakukan servis seperti ini adalah kepercayaan diri yang besar dalam permainan saya," beber Nadal.

Nadal mengungkapkan, penyesuaian permainan itu dilakukannya khusus untuk AS Terbuka. Dia sengaja berlatih khusus untuk penyesuaian di hardcourt, bahkan setelah mengikuti beberapa turnamen pemanasan dengan gaya permainan baru itu. "Saya sedikit mengubah pegangan, sekitar lima atau enam hari lalu. Jadi, saya bermain dengan servis yang sedikit lebih agresif," jelas petenis berusia 24 tahun itu.

Jika mampu menjuarai AS Terbuka tahun ini, Nadal akan menjadi petenis ketujuh yang mampu meraih seluruh gelar grand slam. Sebelumnya sudah ada Roger Federer, Andre Agassi, Roy Emerson, Fred Perry, Rod Laver dan Don Budge. "Saya tak berpikir akan memenangkannya sekarang. Mungkin beban akan datang ketika saya sudah berada di final. Masih ada lima pertandingan lagi, jadi masih jauh," tutur Nadal.

Sementara, hasil meyakinkan dari babak kedua juga didapatkan unggulan keempat Andy Murray (Inggris Raya). Dia membekuk Dustin Brown (Jamaika) 7-5, 6-3, 6-0 dalam laga yang sempat terhenti 20 menit akibat badai Earl. Kemenangan juga didapatkan juara bertahan tunggal wanita Kim Clijsters, untuk melaju ke babak keempat. Petenis Belgia itu menundukkan Petra Kvitova (Rep Ceko) 6-3, 6-0. Di babak keempat dia akan ditantang Ana Ivanovic (Serbia) yang mengalahkan Virginie Razzano (Prancis) dengan 7-5, 6-0. (ady/ang)

RELATED NEWS


Komentar (0)

Nama :
Email :
Komentar :
Advertisement

 
Dahlan Iskan
Yang Tidak Akan Selesai dengan Keluha ...

Hatta Rajasa
Tiga Ancaman Industri Dituntaskan

   
Advertisement

Setelah Bima, Mana Lagi?

Don Kardono
Pajak Warteg

Fakhrunnas Ma Jabbar
Sang ‘KHALIFAH’ Bernama Dahlan Bi ...

   
Advertisement
Adhie M Massardi
Negeri Auto Pilot atau Sopirnya Mabuk ...

Advertisement