Sabtu, 04 Februari 2012  
   
NUSANTARA - SUMSEL
Minggu, 05 September 2010 , 12:23:00

BAKAR - Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menggelar sejumlah aksi demo di berbagai daerah kemarin, antara lain di Sumsel, Batam dan Sulsel, terkait kabar rencana pembakaran Al-quran oleh massa di AS. Foto: Tawakkal/Fajar/JPNN.
PALEMBANG - Aksi damai dilakukan oleh anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Sumsel, di Bundaran Air Mancur (BAM), Palembang, Sabtu (4/9) pagi kemarin. Aksi ini dipicu rencana pembakaran kitab suci umat muslim, Al-quran, yang rencananya dilakukan sekelompok orang asal Florida, Amerika Serikat (AS). Apalagi, aksi pelecehan bagi kaum muslim tersebut rencananya dilakukan pada hari kedua hari raya Idul Fitri, 11 September mendatang.

Ketua HTI Sumsel, Mahmud Jumhur, kepada wartawan mengatakan, rencana keji tersebut sebenarnya telah dikampanyekan sejak tiga bulan lalu. Berita itu telah menyebar di beberapa surat kabar nasional, termasuk situs internet. Kelompok itu disebut melakukan aksi tersebut sebagai peringatan tragedi runtuhnya gedung World Trade Center (WTC), 11 September 2001 lalu.

"Kami sangat menentang keras aksi tersebut. Jika dikatakan Al-quran menginspirasi tragedi WTC seperti dituduhkan, itu sama sekali tidak benar," ujar Mahmud Jumhur.

Oleh sebab itu, pada aksi damai yang juga dilakukan secara internasional tersebut, Mahmud meminta kepada Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono (SBY) untuk bertindak secara nyata. Agar Presiden terketuk hatinya, dan mengirimkan permintaan secara resmi kepada Presiden AS Barrack Obama, untuk menghentikan aksi yang akan menghina Rasulullah SAW, serta hati umat muslim sedunia tersebut.

Sedangkan kepada umat muslim di Sumsel, Mahmud Jumhur pun berharap agar dapat bersatu. Perencanaan aksi seperti ini, serta aksi-aksi lain yang melecehkan umat muslim, dinilainya juga bisa terjadi karena kurangnya persatuan antara umat muslim itu sendiri. (wwn)

RELATED NEWS


Komentar (14)

Nama :
Email :
Komentar :
  1. 23.10.2010,
    18:36
    adhe apriana
    smoga tdk akan terjadi...........
    AMIIIINNN......
  2. 23.10.2010,
    18:34
    adhe apriana
    astaga.....bza msk neraka jahannam.........!!!!!!!!!!!!!!
  3. 16.09.2010,
    21:30
    ricky
    allah SWT.maha mendenqar subhanallah bukanlh hti mereka yq mash anqkuh itu AMIEN
  4. 10.09.2010,
    18:57
    orang biasa
    Semoga antek-antek thagut itu mendapat kehinaan di dunia dan akhirat.
    Kita akan lihat, Insyaallah akan semakin banyak militer Amerika yang pulang dalam KANTONG MAYAT.
  5. 08.09.2010,
    23:07
    sukmaya
    Alloh akan mengazab orang2 kafir itu di dunia dan akhirat, dan para pendukungnya.
  6. 07.09.2010,
    09:58
    sudono
    Serahkan sama yg kuasa.smga pritiwa ini tdk akan terjadi.Amin
  7. 06.09.2010,
    15:43
    hanifah hilmy
    saya yakin tindakan orang-orang kafir
    akan sia-sia karena Allah yang menurunkan Al-qur'an dan Allah yang menjagaNya
  8. 06.09.2010,
    15:43
    hanifah hilmy
    saya yakin tindakan orang-orang kafir
    akan sia-sia karena Allah yang menurunkan Al-qur'an dan Allah yang menjagaNya
  9. 06.09.2010,
    15:43
    hanifah hilmy
    saya yakin tindakan orang-orang kafir
    akan sia-sia karena Allah yang menurunkan Al-qur'an dan Allah yang menjagaNya
  10. 06.09.2010,
    15:28
    A
    Amerika dg kafirnya hendak membakar mushaf Al-quran, tidak lebih berbahaya dari muslim tapi mencemoohkan isi Al-quran
  11. 06.09.2010,
    13:19
    Ltk TNI AU Daniel S Lallo - Cilangkap
    KeJERNIHan PIKIRAN
  12. 05.09.2010,
    18:48
    Irwan,S.Pd
    ini suatu pelecehan tapi kita haru mewaspadainya ada apa di balik ini semua
  13. 05.09.2010,
    16:33
    La Ode Muhammad Rauda Agus Udaya Manarfa
    Ini bisa menjadi pemicu konflik antar umat beragama. Kita harus waspada, ada apa di balik apa, siapa di balik siapa...
  14. 05.09.2010,
    14:03
    irman amirullah
    sgala ssuatuX bsa dislesaikan scara baik...apapun bntk kcewa atau protes kan dpt scara baik pula....
Advertisement

 
Dahlan Iskan
Yang Tidak Akan Selesai dengan Keluha ...

Hatta Rajasa
Tiga Ancaman Industri Dituntaskan

   
Advertisement

Setelah Bima, Mana Lagi?

Don Kardono
Pajak Warteg

Fakhrunnas Ma Jabbar
Sang ‘KHALIFAH’ Bernama Dahlan Bi ...

   
Advertisement
Advertisement