Sabtu, 04 Februari 2012  
   
NUSANTARA - JATIM
Selasa, 07 September 2010 , 01:15:00


SUMENEP
-Sebanyak 12 jamaah calon haji (JCH) asal Sumenep yang masuk kuota pemberangkatan 2010 dipastikan gagal berangkat. Itu menyusul belum dilunasinya biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) hingga batas akhir pelunasan. Seperti diketahui, sesuai jadwal, JCH Sumenep yang masuk kuota haji 2010 harus bisa melunasi BPIH hingga Senin (30/9) lalu. Sayangnya, hingga akhir pelunasan terdapat jamaah yang tidak melunasi ongkos haji. Sehingga, dianggap mengundurkan diri.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Sumenep Imron Rosyidi mengatakan, pihaknya telah memberi imbauan dan berkomunikasi aktif dengan JCH yang masuk kuota 2010 agar melunasi BPIH. Hanya saja, sebanyak 12 JCH yang masih belum melunasi itu tetap tidak melakukan pembayaran.

Menurut Imron, JCH yang gagal berangkat itu sebagian menyatakan ke kankemenag untuk mengundurkan diri dengan alasan tertentu. Sehingga, kuota JCH Sumenep 2010 yang sebelumnya mencapai 784 kini tersisa 772 jamaah. "Jadi, sebanyak 12 orang gagal dan dianggap mengundurkan diri dan masuk kuota 2011 mendatang," katanya.

Karena itulah, diakhir pelunasan BPIH lalu kankemenag menyampaikan ke kankemenag pusat mengenai jumlah JCH Sumenep. Namun, sejak 1 September lalu kankemenag mendapat surat penambahan kuota JCH 2010. "Mekanismenya memang setelah pelunasan kankemenag di semua tingkat kabupaten melaporkan JCH yang gagal berangkat. Kemudian, sesuai urut JCH yang semestinya berangkat 2011 nanti sebagian ada yang berangkat 2010," ujarnya.

Dari kebijakan itulah Sumenep mendapatkan penambahan kuota JCH sebanyak 27 orang yang sebelumnya masih diagendakan berangkat 2011 nanti. "Se Jawa Timur penambahannya 1.800 jamaah, khusus wilayah Sumenep mendapatkan tambahan 27 orang," ungkapnya. Dijelaskan, 27 JCH tambahan yang akan berangkat 2010 itu diberikan kesempatan untuk melakukan pelunasan BPIH hingga hari ini (7/9). "Mereka mempunyai kesempatan melunasi dari 1 hingga 7 September dan alhamdulillah banyak yang sudah melunasi," pungkasnya. (rid/aj/jpnn)

RELATED NEWS


Komentar (0)

Nama :
Email :
Komentar :
Advertisement

 
Dahlan Iskan
Yang Tidak Akan Selesai dengan Keluha ...

Hatta Rajasa
Tiga Ancaman Industri Dituntaskan

   
Advertisement

Setelah Bima, Mana Lagi?

Don Kardono
Pajak Warteg

Fakhrunnas Ma Jabbar
Sang ‘KHALIFAH’ Bernama Dahlan Bi ...

   
Advertisement
Advertisement