SIBUK - Qory Sandioriva (kanan) bersama Putri Lingkungan Hidup Zukhriatul Hafizah, saat melakukan imunisasi polio di Puskesmas Dusun Pangekahan, Lampung Barat, beberapa waktu lalu. Foto: Fedrik Tarigan/Indopos.
JAKARTA - Putri Indonesia 2009 Qory Sandioriva kini dikabarkan berselisih dengan keluarga. Gadis yang baru saja mengikuti ajang Miss Universe 2010 di Las Vegas, Amerika Serikat (AS) itu, disebut mulai berubah sikap dan menjauh dari keluarga. Pernyataan tersebut diungkapkan langsung oleh ibu Qory, Fariawati, Minggu (5/9) siang, yang ditayangkan oleh sebuah acara infotainment, Senin (6/9) pagi kemarin.
Dalam tayangan itu, perempuan yang menjadi fungsionaris DPP Partai Golkar tersebut mengatakan bahwa putri bungsunya itu dihipnotis seseorang berinisial R, sehingga tidak mau lagi tinggal di rumah. Sambil berurai air mata, Fariawati mengatakan bahwa Qory tak lagi seperti dulu. Ketika hal tersebut dikonfirmasi kepada Qory, gadis berusia 19 tahun itu justru kaget. Dia tidak tahu bahwa ibunya curhat kepada media. Dia juga menyatakan tidak memiliki masalah apapun dengan sang ibu. "Saya juga baru tahu (berita) tadi pagi," ungkapnya saat dihubungi kemarin.
Memang, sejak pulang dari AS, Qory mengaku belum bertemu dengan orang tuanya. Tiba di tanah air pada 26 Agustus lalu, dia hanya dijemput sang kakak, Anantatari. Fariawati dan Dicky Djatmika Ustama, orang tuanya, tidak menjemput. Sampai di rumah pun, dia tidak mendapati ibu dan bapaknya.
"Tiga hari saya di rumah (Bintaro), mereka tidak ada. Karena harus tinggal di apartemen YPI (Yayasan Puteri Indonesia), setelah itu saya pergi ke apartemen," jelasnya. Ketika mendengar ibunya ada dalam tayangan infotainment, Qory lantas mencari tahu tentang apa yang sebenarnya terjadi. Dari bapaknya, dia mendapatkan informasi bahwa ibunya pada Minggu siang menghelat jumpa pers di rumahnya, di Bintaro.
Dikatakan kabur dari rumah, Qory membantah. Sejak menjadi Putri Indonesia menurutnya, dia harus tinggal di apartemen YPI. "Sekarang pun saya masih tinggal di apartemen. Memang, sepulang dari AS, saya mulai berkuliah lagi di Depok. Mulai Senin sampai Jumat. Sementara itu, Sabtu dan Minggu ada kegiatan yang berkaitan dengan tugas Putri Indonesia," terangnya.
Hingga berita ini ditulis, Qory mengatakan belum berbicara langsung dengan ibunya. Dia memilih diam dulu. "Saya tahu karakter mama. Sudah biasa dia begitu, emosi. Kalau sudah begitu, saya memilih diam dulu, menunggu emosinya reda. Tapi, sejujurnya saya tidak tahu kenapa mama sampai bicara seperti itu," papar mahasiswi Sastra Prancis Universitas Indonesia (UI) tersebut. Dia lantas menambahkan bahwa komunikasi dirinya dengan orang tua tak pernah putus, meski hanya lewat saluran telepon.
Mungkin, lanjut dia, mamanya khawatir akan kesibukan Qory sebagai Putri Indonesia. Sebab, sejak setahun lalu Qory memang jadi jarang tinggal di rumah. Namun, dia menegaskan bahwa keikutsertaannya dalam pemilihan Putri Indonesia sudah seizin ibunya. Bahkan, sang ibu mendukung penuh saat Qory ditahbiskan sebagai Putri Indonesia. "Mama tahu, kalau jadi Putri Indonesia itu, apa saja yang harus dilakukan. Termasuk tinggal di apartemen. Di apartemen pun, saya tidak aneh-aneh, karena kami harus mematuhi peraturan," terang perempuan berusia 19 tahun tersebut.
Maka, Qory mengaku heran ketika kabar itu datang dari mamanya, orang yang menurut dia paling tahu dirinya. Terpisah, Dicky, bapak Qory, ketika dihubungi juga mengatakan bahwa anaknya itu tidak kabur dari rumah. Dia menambahkan, tidak ada masalah serius dalam keluarganya. Hanya, papar Dicky, memang ada yang kurang pas dengan keadaan saat ini. Menurut dia, ada orang lain yang sengaja memperkeruh suasana, sehingga mengganggu hubungan orang tua dan anak. Ketika ditanya apakah orang yang dimaksud adalah pacar Qory, Dicky menjawab bukan.
"Sepertinya, ada orang lain, tapi bukan pacar. Saya tidak bisa bicara banyak. Yang pasti, itu berada di luar kemampuan kami," ucapnya. Dicky menjelaskan bahwa ibu Qory merasakan perbedaan pada diri anaknya. "Hubungan batin ibu dan anak kan tidak pernah selesai sampai kapan pun. Ibu Qory merasakan ada yang berbeda," lanjutnya. Meski demikian, Dicky menyatakan masih berkomunikasi dengan Qory. Dia juga mengetahui tempat Qory berada sekarang.
Hanya saja, diakui bahwa sudah beberapa saat dia belum bertemu langsung dengan anaknya itu. Terakhir bertemu katanya, adalah saat dia mengantar Qory ke bandara. Saat itu, putrinya tersebut akan bertolak ke AS.
(jan/c11/ayi)