DUKUNGAN - Vokalis Slank, Kaka, saat bernyanyi dalam Malam Solidaritas untuk Franky Sahilatua, di Wapres Bulungan, Jakarta, Minggu (5/9) malam. Foto: Fedrik Tarigan/Indopos.
JAKARTA - Dukungan moral dan materiil tak henti mengalir untuk penyanyi balada Franky Sahilatua (57), yang saat ini masih menjalani perawatan di Singapore General Hospital karena kanker sumsum tulang. Pada Minggu (5/9) malam, kembali diadakan penggalangan dana untuk Franky. Tak hanya melibatkan artis, penggalangan dana kali ini juga didukung oleh beberapa LSM, seperti Walhi (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia), serta ICW (Indonesian Corruption Watch).
Penggalangan dana yang bertajuk "Malam Solidaritas untuk Franky Sahilatua" tersebut berlangsung di Warung Apresiasi, Bulungan, Jakarta Selatan. Malam itu giliran band Slank serta Padi yang mengisi konser amal tersebut. Effendi Gazali sebagai salah seorang inisiator konser amal itu, didapuk menjadi pembawa acara.
Rupanya, sosok penyanyi kelahiran Surabaya itu memang sangat berkesan bagi banyak orang. Misalnya, seperti yang diucapkan Berry Nahdian, Direktur Eksekutif Walhi. Dia bilang, Franky tidak hanya sebagai teman bagi mereka, tapi juga sahabat. "Dia adalah aset bangsa ini. Kita semua di sini berkumpul dan berharap Bang Franky cepat sembuh, serta tetap menyuarakan Indonesia yang lebih baik seperti dulu," ucapnya.
Padi pun tak mau kalah. Lewat permainan musiknya, grup band yang juga berasal dari Surabaya itu membawakan tiga buah lagu. Di antaranya yaitu Tanah Air Beta dan Sahabat. Selain Padi, masih ada penampilan Edo Kondologit dan Slank. Penampilan Slank lah yang kemudian membuat tempat tersebut dipenuhi para Slankers.
Fadly, vokalis Padi, menyatakan belum melihat langsung kondisi penyanyi lagu Lelaki dan Rembulan itu. Dia lebih banyak mengikuti kabar Franky dari televisi dan surat kabar. "Tapi, saya yakin apa yang dilakukan oleh teman-teman bisa memberikan spirit buat dia," ucapnya.
Bagi Padi, kata Fadly pula, Franky adalah seorang pejuang yang konsisten dengan apa yang dia perjuangkan, yaitu masalah sosial serta lingkungan. Begitu juga Slank. Slank juga mengaku sangat terinspirasi sosok Franky yang santun. Malam itu, Bunda Ifet, manajer Slank, menyumbangkan uang Rp 3 juta.
"Kami terakhir ketemu Bang Franky kalau nggak salah di KPK. Waktu itu, manggung di situ. Kami memang sering ketemu di acara kampanye antikorupsi. Dia itu orang yang berjuang untuk bangsanya," ujar Kaka. Kaka juga berharap orang yang menjadi inspirasinya tersebut segera sembuh.
(jan/c6/ayi)