IMPRESIF - Ottmar Hitzfeld menyalami pemain Swiss, usai penampilan impresif di laga pembuka mereka pada PD 2010 lalu di Afsel. Foto: AP/Telegraph.co.uk.
BASEL - Inggris harus menghadapi ujian berat di lanjutan kualifikasi Euro 2012. Setelah menang relatif mudah 4-0 atas Bulgaria, Jumat (3/9) lalu, The Three Lions - sebutan Inggris - ditantang Swiss. Dari empat lawan Inggris di grup G, Swiss boleh dibilang merupakan rival terberat. Apalagi, laga dimainkan di kandang lawan (siaran langsung RCTI pukul 01.30 WIB).
Seperti Inggris, Swiss merupakan juga kontestan Piala Dunia (PD) 2010. Schweizer Nati - sebutan Swiss - sekaligus memiliki ranking tertinggi dibandingkan rival Inggris lainnya di grup G. Schweizer Nati berperingkat ke-17, atau hanya selisih 10 tingkat di bawah Inggris.
Sejak diarsiteki Ottmar Hitzfeld, Swiss memang bukan lagi tim kacangan. Publik Swiss sendiri sedikit menyesal karena Hitzfeld belum menangani timnas mereka, saat menggelar Euro 2008 bersama Austria. Sebab, publik Swiss yakin apabila Hitzfeld yang jadi pelatih kala itu, Schweizer Nati tidak akan langsung tersisih di fase grup.
"Swiss saat ini berbeda dengan Swiss dua tahun lalu. Khususnya karena mereka kini punya pelatih hebat," kata Fabio Capello, pelatih Inggris, kepada ITV1.
Capello menandai debutnya bersama Inggris dengan mengalahkan Swiss 2-1 di Wembley, pada 6 Februari 2008. Tapi, Swiss kala itu masih ditangani Jacob "Kobi" Kuhn. Capello menilai bahwa Hitzfeld memang berusia tiga tahun lebih muda darinya. Capello berusia 64 tahun, sedang Hitzfeld 61 tahun. Tapi katanya, Hitzfeld memiliki pengalaman tak kalah banyak, dan khususnya prestasi yang tidak kalah mengkilap dari dirinya di level klub.
Capello yang pernah membesut klub-klub top Eropa mulai dari AC Milan, Juventus, AS Roma dan Real Madrid itu, tercatat pernah memenangi lima scudetto Serie A Italia, dua gelar Liga Primera Spanyol, serta sekali trofi Liga Champions. Tapi, Hitzfeld tidak kalah dengan koleksi dua trofi Liga Champions, serta tujuh kampiun Bundesliga.
"Di bawah kepelatihannya, Swiss kini memiliki banyak pemain yang punya nama di Eropa. Berhubung mereka baru memulai kualifikasi dan bermain di kandang sendiri, kami harus berhati-hati menghadapi mereka," tutur Don Fabio - julukan Capello - pula.
Tapi, hasil imbang tanpa gol yang dipetik Swiss kala beruji coba melawan Australia pekan lalu (3/9), bisa jadi menguntungkan bagi Inggris. Dalam laga itu, Swiss sebenarnya bisa meraih kemenangan, andai penyerang sekaligus kapten tim Alexander Frei mampu memaksimalkan hadiah penalti.
"Saya tidak kecewa dengan hasil itu (melawan Australia), mengingat banyak pemain yang masih kelelahan dan belum mengeluarkan kemampuan terbaiknya," terang Hitzfeld kala itu, sebagaimana dikutip The Sun. "Yang membuat saya kecewa adalah sikap fans kami yang mencemooh Alexander (Frei). Itu sikap yang sangat memalukan. Alexander telah memberikan (kemampuannya), dan dia tidak bisa dicemooh hanya karena gagal mencetak penalti," sambung mantan pelatih Bayern Munchen itu.
Kegagalan menjebol gawang Australia, berarti juga memperpanjang "penyakit" Swiss yang sulit mencetak gol. Dalam tujuh laga terakhir, Swiss hanya mampu mencetak tiga gol. Padahal sementara itu, Inggris tengah menghadapi masalah di benteng pertahanannya.
Tim tamu itu tidak bisa diperkuat dua bek tengah andalannya, Rio Ferdinand dan John Terry. Cederanya Michael Dawson sekaligus membuat komposisi benteng Inggris bakal berbeda dibandingkan saat melawan Bulgaria. Capello kini harus memilih antara Gary Cahill, Matthew Upson, atau Joleon Lescott, sebagai tandem Phil Jagielka.
(dns)
Perkiraan Pemain
Swiss (4-4-2): 1-Benaglio (g); 2-Lichtsteiner, 13-Grichting, 5-Bergen, 17-Ziegler; 7-Barnetta, 8-Inler, 16-Fernandes, 23-Shaqiri: 9-Frei (C), 19-Derdiyok
Pelatih: Ottmar Hitzfeld
Kostum Tim: Merah - Merah
Kostum Kiper: Abu-abu - Abu-abu
Inggris (4-4-2): 1-Hart (g); 2-Johnson, 6-Jagielka, 14-Cahill, 3-Cole; 7-Walcott, 4-Gerrard (C), 8-Barry, 11-Milner; 10-Rooney, 9-Defoe
Pelatih: Fabio Capello
Kostum Tim: Putih - Biru
Kostum Kiper: Hitam - Hitam
Stadion: St. Jakob Park, Basel
Wasit: Nicola Rizzoli (Italia)
Di atas kertas
Kali terakhir Swiss menang atas Inggris terjadi 28 tahun lalu, tepatnya di Piala Dunia 1982. Saat itu Swiss menang 2-1. Dari 20 kali pertemuan kedua tim, Inggris menang 13 kali, imbang empat kali, dan Swiss menang tiga kali.
Empat bentrok terakhir
06-02-2008 Inggris v Swiss 2-1 (uji coba)
17-06-2004 Inggris v Swiss 3-0 (fase grup Euro)
25-03-1998 Swiss v Inggris 1-1 (uji coba)
08-06-1996 Inggris v Swiss 1-1 (fase grup Euro)
Bursa Asian Handicap
Swiss v Inggris 1/2 : 0