Sabtu, 04 Februari 2012  
   
INTERNASIONAL - AMERIKA
Selasa, 07 September 2010 , 15:15:00

MIAMI - Komandan militer AS di Afghanistan, Jenderal David Petraeus, mengingatkan sebuah gereja kecil di Florida yang berencana melakukan pembakaran al-Quran pada hari peringatan serangan 11 September mendatang. Rencana itu dianggap Petraus bakal membahayakan keselamatan tentara AS.

Peringatan Petraus yang disampaikan kemarin (6/9) itu juga diikuti dengan aksi protes oleh beberapa ratus orang di ibukota Afghanistan, Kabul. Para pengunjuk rasa meneriakkan "Matilah Amerika!" mengutuk pembakaran yang direncanakan oleh Gainesville, Gereja Dove World Outreach Centre yang berbasis di Florida.

Laman milik gereja itu menyebutkan bahwa mereka berusaha untuk mengekspos Islam sebagai agama kekerasan dan menindas. Laman tersebut juga menampilkan tanda bertuliskan "Islam of the Devil"

"Itu bisa membahayakan pasukan dan bisa membahayakan usaha secara keseluruhan," kata Jenderal David Petraeus, komandan AS dan NATO di Afghanistan, dalam sebuah pernyataan yang dikutip REUTERS.

Sedangkan Letnan Jenderal William Caldwell, komandan Pelatihan Misi NATO di Afghanistan, mengatakan kepada CNN bahwa pemberitaan tentang pembakaran al Quran yang direncanakan oleh gereja di Florida itu telah memicu kemarahan rakyat Afghanistan. "Ini Kitab Suci mereka, sehingga ketika seseorang mengatakan bahwa mereka akan menghancurkan itu dan menyebabkan penodaan terhadap sesuatu yang sangat suci bagi mereka, hal itu telah menimbulkan banyak perdebatan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat," katanya.

"Kami merasa bahwa ini bisa membahayakan keselamatan pasukan kita dan para wanita yang bertugas di sini," tambah Caldwell.

Di Kabul, para demonstran sebagian besar adalah siswa dari sekolah-sekolah agama yang berkumpul di luar masjid Milad ul-Nabi di Kabul. Mereka pun mengancam akan melanjutkan protes. "Kami meminta Amerika untuk berhenti menodai Al Quran Suci kita," seorang mahasiswa bernama Wahidullah Nori kepada Reuters.(ara/jpnn)

RELATED NEWS


Komentar (4)

Nama :
Email :
Komentar :
  1. 26.09.2010,
    15:57
    sifullah
    kalau ingin perang jangan pernah mebakar kitab suci kami/Al'QURAN nyawa jadi taruhanya ALLAH HUAKBAR.
  2. 08.09.2010,
    09:32
    iwan komarudin
    umat muslim jangan panik,kita bersama alloh yang sama sama membantu mengirim burung ab*bil untuk menghancurkan markas syetan dan iblis di amerika,insya allh pasti terkadi dengan peristiwa yang tidak terduga akan terjadi di amerika dan dirasakan sangat pedih di mata amerika
  3. 07.09.2010,
    22:54
    pembela alquran
    set*n kamu jones!! qmu tu yg set*n!
    org gila! tol*l! bodoh!
    kmprettt!
    klian tu yg set*n!
  4. 07.09.2010,
    22:52
    pembela islam
    eeh dasar gk punya otak! gk punya prasaan!
    org2 yg pntas masuk neraka jah*nam...
    dodol,goblok! pastor tery jones tuh! org gila dya mah..
    dan smua org2 yg mw bakar al quan tu org gila set*n smua mereka!!
    smg dpt azab yg sberat2 nx dr ALLAH! mampus lah klian org gila set*n melebihi set*n dmna2!!!!!!!!!!
Advertisement

 
Dahlan Iskan
Yang Tidak Akan Selesai dengan Keluha ...

Hatta Rajasa
Tiga Ancaman Industri Dituntaskan

   
Advertisement

Setelah Bima, Mana Lagi?

Don Kardono
Pajak Warteg

Fakhrunnas Ma Jabbar
Sang ‘KHALIFAH’ Bernama Dahlan Bi ...

   
Advertisement
Advertisement