Sabtu, 04 Februari 2012  
   
NASIONAL - HUKUM
Selasa, 07 September 2010 , 20:39:00

JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI, Lukman Hakim Saifuddin minta pihak-pihak terkait dengan proses pemilihan calon Kepala Kepolisian RI (Kapolri) untuk transparan dalam mengungkap nama-nama calon Kapolri pengganti Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri.

"Kapolri dan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) harus sejak awal harusnya mengumumkan nama-nama calon Kapolri siapa," kata Lukman Hakim Saifuddin, di gedung DPR Nusantara III, Senayan Jakarta, Selasa (7/9).

Proses pemilihan calon Kepala Kepolisian RI yang selama ini dinilai cenderung ditutup-tutupi layaknya proses pemilihan pejabat birokrat pemerintahan lainnya sudah tidak eranya lagi, kata Lukman, semabri menegaskan sudah saatnya nama-nama calonnya dibuka, Sebab publik punya hak untuk tahu dan mengikuti proses pemilihannya.

Dengan bersikap lebih terbuka itu, lanjut Lukman, kita berharap masyarakat menyediakan waktu yang cukup untuk mempelajari rekam jejak para calon Kapolri.

Selain itu, presiden juga diuntungkan. "Sebab presiden betul-betul mendapatkan masukan yang obyektif dari masyarakat. Presiden kan juga tipe orang yang butuh masukan dari masyarakat," desaknya.

Sesuai dengan usia Bambang Hendarso Danuri, Oktober mendatang, pria kelahiran Bogor, Jawa Barat, 10 Oktober 1952 sudah harus meninggalkan jabatannya sebagai Kapolri yang sudah dia jabat semenjak 1 Oktober 2008.

Diberitakan, saat ini Kompolnas tengah menyeleksi delapan nama yang diajukan Kapolri untuk diserahkan kepada Presiden. "Namun, sebelum Presiden menyerahkan nama calon kepada Komisi III DPR, dikabarkan Kapolri justru mengajukan dua nama. Itu yang kita dorong, supaya tidak ditutup-tutupi," tegas Lukman Hakim Saifuddin, dari Fraksi PPP itu. (fas/jpnn)

RELATED NEWS


Komentar (0)

Nama :
Email :
Komentar :
Advertisement

 
Dahlan Iskan
Yang Tidak Akan Selesai dengan Keluha ...

Hatta Rajasa
Tiga Ancaman Industri Dituntaskan

   
Advertisement

Setelah Bima, Mana Lagi?

Don Kardono
Pajak Warteg

Fakhrunnas Ma Jabbar
Sang ‘KHALIFAH’ Bernama Dahlan Bi ...

   
Advertisement
Advertisement