Jumat, 18 April 2014 | 15:24:52
Home / Nasional / Humaniora / Gaji 13 PNS Terkendala PP

Jumat, 18 Maret 2011 , 14:01:00

RELATED NEWS

JAKARTA — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah kadung berjanji. Tahun 2011 akan ada kenaikan gaji bagi PNS, TNI dan Polri sebesar 15 persen. Namun hingga menjelang berakhirnya kuartal I-2011, kenaikan gaji PNS masih terkendala. Kementrian Keuangan masih belum bisa melakukan pencairan, karena belum keluarnya Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur soal kenaikan gaji aparatur negara ini.

‘’Kita masih menunggu PP dulu. Kalau tidak ada PP, belum bisa kita bayarkan. Termasuk gaji ke 13,’’ kata Dirjen Anggaran Kemenkeu, Herry Purnomo pada wartawan di Jakarta, Jumat (18/3).

Tapi Herry memastikan, janji Presiden SBY soal kenaikan gaji PNS dan gaji ke 13 bagi aparatur negara tetap akan terlaksana dalam tahun 2011. Diperkirakan, PP akan segera keluar dan pembayaran gaji dilunasi dengan sistem rapel.

‘’Ya nanti kalau PP nya turun, langsung dibayarkan dengan sistem rapel. Kalau tidak salah, untuk gaji ke 13 bisa dibayarkan pada bulan Juni,’’ kata Herry.

Dalam nota keuangan APBN 2011, pemerintah telah menganggarkan Rp 91,2 triliun untuk pembayaran gaji PNS. Anggaran gaji dan tunjangan masuk dalam alokasi anggaran belanja pegawai di 2011 yang mencapai Rp 180,6 triliun atau 2,6 persen dari PDB. Selain gaji dan tunjangan PNS, pemerintah juga menyiapkan anggaran honorarium, vakasi dan uang lembur pegawai negara mencapai Rp 28,1 triliun.

Kenaikan gaji PNS ini sebenarnya tiap tahun terjadi. Sejak tahun 2005-2010, gaji PNS rata-rata naik 24,6 persen per tahun. Kurun waktu 2006-2007, kenaikan gaji PNS sebesar 15 persen. Tahun 2008, tercatat kenaikan lebih besar yakni 20 persen. Tahun 2009, kenaikan terjadi 10 persen, tahun 2010 sebesar 5 persen dan tahun 2011 kenaikan gaji serta tunjangan PNS naik 15 persen.

Pengamat ekonomi dari Central for Information and Development Studies (CIDES) Umar Juoro mengatakan, kenaikan gaji PNS/TNI/Polri sebesar 15 persen, dapat mendongkrak daya beli masyarakat di tengah tekanan kenaikan harga-harga barang akibat inflasi.

‘’Tapi tetap harus dipikirkan juga, pemberian insentif kerja ini harusnya berdasarkan kinerja. Kalau tidak, akan memunculkan sinisme sosial masyarakat dengan penghasilan lebih rendah. Pasar juga bisa terganggu dengan spekulan harga,’’ kata Umar.(afz/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 18.07.2011,
        11:11
        Djoko Mulyono
        kami dari Dep PU sampai hari ini tgl 18-Juli -2011 belum menerima gaji 13 From mobile
      2. 12.07.2011,
        09:04
        Ken arok
        Kenapa gaji 13 TNI POLRI blm dibayar padahal tahun ajaran dah mulai, From mobile
      3. 06.07.2011,
        20:42
        Roben
        sampai sekarang kami pns masih belum menerima gaji ke 13 kapan donk dibayar ?
      4. 02.07.2011,
        20:32
        Rio sumenep
        Gaji 13 akan cair dlam minggu ini,tenang ajalah! yg lgi btuh cri utangan dulu dong
      5. 30.06.2011,
        21:12
        dwi
        bang... kapan sich gaji 13 turun... From mobile
      6. 29.06.2011,
        08:12
        agussalim
        kapan sich gaji 13 ini cair??padahal saya sangat membutuhkannya utk anak yg mau masuk sekolah.sekarang pemerintah udah serba lamban From mobile
      7. 26.06.2011,
        15:50

        Gaji 13 bnr2 dtunggu kdtanganxa From mobile
      8. 22.06.2011,
        14:11
        atina
        Semoga segera cair kami sangat membutuhkan,kami butuh itu,itu sangat kami butuhkan
        Dan tak kami mengucapkan terima kasih atas realisasinya.
      9. 21.06.2011,
        20:20
        kenza
        gaji 13 knp blm turun juga..knp..? anak udah mulai daftar sklh..blm ada kabar tgl nya..apa pemerintah sibuk dgn kasus Ruhyati..? From mobile
      10. 10.06.2011,
        07:37
        Syamsul Bahri
        PP sudak keluar santa aja From mobile