Rabu, 03 September 2014 | 04:15:52
Home / Berita Daerah / Bali / Warga Ubud Pilih Kumpul di Jalanan

Kamis, 13 Oktober 2011 , 14:51:00

BERITA TERKAIT

UBUD - Gempa 6,8 SR yang menguncang Pulau Bali sangat dirasakan warga yang bermukim di Ubud. Ratusan warga dan wisatawan asing maupun domestik di Ubud panik dan berlarian. Mereka berlarian keluar dari area penginapan dan memilih berkumpul di pinggir jalan. Alasan mereka, untuk menghindar dari bangunan yang rawan roboh akibat gempa.

Rita, salah satu wisatawan domestik yang menginap di Puri Manik, Ubud juga mengaku takut dan panik ketika melihat semua bangunan nampak bergoyang. "Aduh, serem juga gempanya," kata Rita kepada JPNN yang juga berada di lokasi yang sama.

Sementara berdasarkan rilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) disebutkan bahwa titik gempa berada di Kedalaman 10 km Samudera Hindia. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, daerah yang terpapar dengan intensitas V(sedang) di Denpasar. Sedangkan intensitas IV (ringan) terjadi Kuta, Ubud, Tabanan, Gambiran, Muncar, Negara, Srono, Genteng dan Banyuwangi. Gempa juga dirasakan di Madura, Jember, Blitar, Surabaya dan Malang III-IV MMI.

"Hingga saat ini dampak gempabumi di Bali yang dapat dilaporkan adalah sebanyak 17 orang luka ringan dan dibawa ke RS Sanglah Kota Denpasar. Korban kebanyakan kejatuhan genteng. Sebagian sudah dibawa pulang rumah masing-masing," ungkap Sutopo.

Kerugian material di Kota Denpasar, antara lain  2 sekolah rusak ringan (SMK Sidokarya, SMA Widyasanti), 1 sekolah rusak sedang (SMK I Panate), 2 kantor pemerintahan rusak ringan (Kantor DPRD dan Kominfo), 1 rumah sakit  rusak ringan (RS. Kasih Ibu), 1 Balai Banjar Batunyuk rusak sedang, dan 1 unit hypermarket rusak ringan.

Sutopo menjelaskan, hingga saat ini pendataan masih dilakukan oleh di lapangan, dan BNPB telah melakukan koordinasi dengan BPBD Provinsi Bali dan Jawa Timur serta kabupaten/kota yang terkena dampak gempabumi untuk melakukan pendataan. (cha/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar