Jumat, 21 November 2014 | 18:58:51
Home / Berita Daerah / Bali / Jalan Tol Bali Mulai Dibangun

Jumat, 23 Desember 2011 , 07:35:00

BERITA TERKAIT

SURABAYA  - Akhirnya proyek pembangunan jalan tol antara Pelabuhan Benoa, Bandara Ngurah Rai dan Nusa Dua, Bali mulai dilakukan. Pada Rabu (21/12), konsorsium yang terdiri dari tujuh BUMN dan dua pemda, melakukan kegiatan pemasangan tiang pancang ke dalam tanah (breaking ground) di Pelabuhan Benoa. Proyek tersebut diharapkan rampung dalam 14 bulan ke depan.

Dalam rilis yang diterima dari humas Pelabuhan Benoa, jalan tol yang akan memiliki panjang sekitar 9,4 kilometer dan konsesi 25 tahun tersebut sudah direncanakan sejak lima tahun lalu. Setelah melalui kajian dari berbagai pihak maka jalan tol dengan invetasi lebih dari Rp 2,4 triliun tersebut dibangun dengan jaminan tak merusak keberadaan magrov serta telah mendapat dukungan dari pemangku adat.

Selain itu, pembangunan jalan tol tersebut melalui perusahaan konsorsium PT Jasa Marga Bali Tol (JBT) yang merupakan gabungan 7 (tujuh) BUMN, pemprov Bali, dan pemkab Badung. Ke-7 BUMN yakni PT Jasa Marga, PT Pelindo III, PT Angkasa Pura, PT Wijaya Karya, PT Adhi Karya, PT Hutama Karya, dan PT Pengembangan Pariwisata Bali.

Peresmian ditandai dengan penekanan tombol oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Menteri BUMN Dahlan Iskan, Gubernur Bali, maupun direktur PT JBT.

Menteri BUMN  Dahlan Iskan  yang hadir dalam proses ground breaking mengatakan bahwa pola kerjasama atau konsorsium dari BUMN itu menunjukkan makin kemajuan dan lebih profesional melalui sinergitas diantara BUMN. Yang pada akhirnya dapat memwujudkan pembangunan jalan Tol Ngurah Rai- Nusa dua - Pelabuhan Benoa.

"Ini dapat dijadikan contoh agar untuk beberapa proyek di propinsi lain yang masih mandek prosesnya. Karena belum terjadi kata kompak diantara propinsi dan legislatif, maupun juga belum ada dukungan sinergitas dari BUMN," katanya saat memberikan sambutan.

Tak hanya sinergi BUMN, pembangunan jalan tol tersebut juga tak lepas dari dukungan Gubernur Propinsi Bali, Bupati Badung, serta DPRD di Bali. Melalui adanya penamaman saham Pemprov Bali dan Pemkab Badung senilai Rp 100 miliar. Sehingga jalan tol ini merupakan milik masyarakat Bali yang dapat menjadikan kebanggan Bali.

"Kami mengharap agar jalan tol ini dapat selesai tepat waktu yaitu selama 14 bulan. Paling tidak dapat dioperasikan menjelang KTT APEC 2013," kata Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Bali I Made Mangku Pastika mengatakan bahwa pembangunan jalan tol ini akan dapat meningkatkan potensi kemajuan di Bali, serta mencari solusi untuk kelancaran lalu lintas di Denpasar. Apalagi hasil survey setiap tahunnya,  Bali mengalami penambahan 400 ribu penduduk dewasa. Yang menunjukkan bahwa Bali mempunyai potensi daya tarik dalam kegiatan usaha. (aan)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 18.02.2012,
        06:59
        oka
        meriahnya kota denpasar seharusnya jgn tinggalkan jembrana, karena waktu tempuh dps-jembrana lama,maka ekonomi rakyat jembrana sangat tertinggal
      2. 07.01.2012,
        07:17
        nyoman sudirman
        Saya sebagai mastarakat Bali sangat gembira dengan dibangunya jalan tol iyu, semoga jalan ini bisa mengatasi kemacetan di bay pass Ngurah Rai