Minggu, 21 Desember 2014 | 18:23:38
Home / Berita Daerah / Kalteng / Ujian Berat di Bumi Pancasila

Rabu, 15 Februari 2012 , 07:56:00

PALANGKA RAYA - Penolakan terhadap FPI dianggap sebagai sebuah ujian berat bagi Kalteng yang belum lama mendeklarasikan sebagai Bumi Pancasila. Anggapan itu paling tidak disampaikan Yantenglie SE, seorang anggota DPRD Katingan.

“Sebagai daerah yang belum lama mendeklarasikan sebagai Bumi Pancasila, tentunya peristiwa ini sebuah ujian. Jangan sampai citra positif itu justru berkebalikan dengan semangat tersebut,” kata Yantengli, seperti dikutib Kalteng Pos (Grup JPNN).

Menurut dia, pemasalahan yang terjadi antara FPI dan warga Kalteng tak perlu diperuncing. Tetapi, justru harus diupayakan adanya pemahaman tentang kondisi dan karakteristik warga Kalteng.

“Kita sebagai warga Kalteng harus tetap bersatu. Jangan mudah terpecah-belah hanya lantaran permasalahan ini. Kita harus tetap berupaya agar citra Kalteng sebagai Bumi Pancasila tidak terpengaruh dengan peristiwa ini,” kata mantan Wabup Katingan periode 2004-2009 ini.

Secara terpisah, Ketua GP Ansor Kalteng H Katma F Dirun meminta agar seluruh warga agar menjaga suasana kondusif yang selama ini telah terjaga dengan baik.
“Jangan sampai hanya karena permasalahan ini muncul pengelompokan-pengelompokan di masyarakat. Selama ini, kita sudah hidup rukun dan damai dalam falsafah huma betang,” ujar putra kelahiran Pahandut ini.

Menurut Katma, warga hendaknya tidak melakukan perbuatan yang dapat memancing suasana. Terutama dengan melakukan perusakan atau kegiatan lain yang sifatnya mengintimidasi sesama warga Kalteng.

“Saya juga berharap agar forum-forum dialog antarlintas agama dan lintas suku/etnis dapat mengintensifkan koordinasi dan komunikasi. Terutama terhadap isu-isu yang beredar di tengah masyarakat,” ujar Sekretaris MUI Kota Palangka Raya. (*/rif/fad/viv/tur/yon)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
 
        1. 20.02.2012,
          07:49
          bejo
          bertamu dan ga boleh ama tuan rumahnya kok masih ngeyel hemmmm....heran deh
        2. 17.02.2012,
          10:39
          Dayakku Manis
          Kaltengku sayang, Bumi Pancasilaku sayang, jangan mau di-cabik2 FPI
        3. 17.02.2012,
          06:09
          PANCASILAIS
          Salut buat masyarakat KALTENG berani mengungkapkan Penolakan.. FPI yang tidak mengerti Pancasila; orang Indonesia yang berbudaya ARAB. Indonesia harus menolak FPI
        4. 16.02.2012,
          23:23
          None
          FPI kel maniak kecil. cari kuasa. pkai adu agama, NGANCAM2, ngamuk2, ngadu kmana2, minta dibela2in, bikin sibk pejabat kroninya spt MENAG.
        5. 16.02.2012,
          17:26
          mira
          Seorang Muslim adalah manifestasi dari sifat Ar Rahim (Maha Penyayang) Allah Ta'ala. Dia mendapatkan karunia itu melalui Rasulullah Muhammad (saw) yang digelari Rahmatan Lil Alamin (Rahmat bagi sekalian alam) dengan membawa ajaran bernama Islam yang memiliki arti selamat atau damai.
          Jadi sangat menyalahi semangat dan tujuan utama seorang Muslim jika ada Muslim yang berprilaku seperti FPI cs yang kerap melecehkan orang, memaki, memfitnah, hingga menganiaya orang lain yang tidak sepaham dengannya.
          Biar pun FPI mati-matian menyatakan diri Muslim, namun ternyata prilakunya sangat biadab dan jauh dari kedamaian, maka semua itu tidak ada manfaatnya bagi kebaikan Islam. Hal ini terbukti, ternyata di dalam tubuh FPI cs Islam menjelma jadi menyeramkan dan banyak di benci oleh umat non Islam.
          Adalah tanggung jawab FPI cs yang membuat citra Islam versi mereka terkesan bengis.
        6. 16.02.2012,
          10:28
          iwn
          FPI ANJING BANGSAT LOH....main kroyok main ngrusak yg gak kut ikut, pa itu yag di ajrkan islam? MUNAFIIKK sini ke pati lo brani...
        7. 16.02.2012,
          05:45
          HAMAS
          FPI bawa2 agama untk dalam setiap masalah , wong jelas front pembela islam kok, masyarakat udh Tau kok klo maksiat marajalela
        8. 16.02.2012,
          05:45
          HAMAS
          FPI bawa2 agama untk dalam setiap masalah , wong jelas front pembela islam kok, masyarakat udh Tau kok klo maksiat marajalela
        9. 16.02.2012,
          05:45
          HAMAS
          FPI bawa2 agama untk dalam setiap masalah , wong jelas front pembela islam kok, masyarakat udh Tau kok klo maksiat marajalela
        10. 15.02.2012,
          20:31
          mang diman
          jangankan di papua. di seluruh dunia pun islam dapat berkembang pesat. tp klo orang papua pd g mau masuk islam y gpp. di tempat lain msh byk kok.