Senin, 15 September 2014 | 09:04:10
Home / Berita Daerah / Kalteng / Pemda Tunggu Jatah Kuota

Rabu, 15 Februari 2012 , 08:02:00

BERITA TERKAIT

PALANGKA RAYA - Pemerintah Daerah (pemda) masih menunggu kebijakan pusat terkait penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2012. Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya misalnya, belum berani mengambil langkah apa pun lantaran belum ada kepastian kuota CPNS yang disetujui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB). 

Padahal, Pemko Palangka Raya yang masih kekurangan CPNS. Untuk mengatasi ketidakjelasan ini, Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya Sanijan S Toembak mengatakan,  pihaknya akan memberlakukan sistem rolling.

“Dalam penerimaan CPNS Pemko akan memprioritaskan penerimaan untuk tenaga medis, guru maupun tenaga mendesak lain. Termasuk juga honorer bagi para petugas kebersihan kota Palangka Raya,” ujarnya.

Sanijan menambahkan, hingga kini usulan kuota bagi CPNS di masing-masing badan, dinas maupun instansi masih tetap dilakukan pendataan. Sehingga nantinya saat penerimaan CPNS kebutuhan PNS yang diperlukan bagi pelayanan publik di lingkungan pemko Palangka Raya dapat terpenuhi sesuai dengan kebutuhan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, bahwa penerimaan CPNS  tahun ini terancam batal. Pasalnya, hingga kemarin belum ada satu pun daerah yang usulannya dinyatakan lengkap. Data terkini, sudah 53 daerah yang mengajukan usulan, namun sayangnya tidak disertai analisa jabatan (Anjab) dan analisa Beban Kerja (ABK).

"Baru 53 daerah yang masuk, namun belum lengkap juga. Kita masih memberikan deadline hingga Juni mendatang," kata Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Wamen-PAN) Eko Prasojo, Minggu (12/2) lalu. (bud/viv/sam/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 15.02.2012,
        10:20
        FKTU KOTA BEKASI
        REVOLUSI HONORER TANGGAL 12 MARET 2012
        http://fktukotabekasi.blo gspot.com/2012/02/r-e-v-o-l-u- s-i-menutup-kuburan-untuk.html
      2. 15.02.2012,
        09:59
        hari
        kalau ada daerah luar Jawa yg kekurangan PNS pindahkan saja PNS2 dari Jawa yg sdh banyak sekali ke daerah2 kekurangan tsb.