Rabu, 22 Mei 2013 | 07:01:47
Home / Nasional / Istana / SBY Kritisi Kisruh PSSI

Senin, 05 Maret 2012 , 14:26:00

JAKARTA--Kekalahan telak Indonesia melawan Bahrain, ditambah kisruh antara pengurus PSSI yang tak kunjung berakhir, mengundang keprihatinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Bertempat di kantor Presiden, Senin, (5/3), SBY pun angkat bicara. Menurutnya, sudah saatnya seluruh pengurus PSSI intropeksi diri dengan mengedepankan kepentingan bangsa.

Kisruh ini ditengarai telah menodai prestasi olahraga Indonesia. Termasuk menjadi penyebab kekalahan anak asuh Aji Santoso, yang dihajar 10 gol tanpa balas, pada ajang kualifikasi piala dunia 2014 oleh Bahrain. Kekalahan sepanjang sejarah dunia persepakbolaan Indonesia ini, disebut SBY sebagai kekalahan paling memalukan. Namun demikian, SBY mendukung PSSI menindaklanjuti kecurangan ke FIFA, bila memang ada dugaan permainan wasit yang memimpin laga.

''Dengan Bahrain, kalah luar biasa. Katanya ada perilaku wasit tidak baik. Silahkan menempuh jalur FIFA. Tapi intropeksi juga kekalahan kita,'' tegas SBY yang mengaku menonton pertandingan dengan skor memalukan tersebut.

SBY pun membandingkan prestasi yang ditorehkan Timnas U-21 dalam ajang Sultan Halsanah Bolkiah di Brunei Darussalam. Prestasi Andik dan kawan-kawan yang lolos ke babak semifinal, disebut membanggakan dan bukti bahwa sepakbola Indonesia masih bisa berprestasi di kancah Asia.''Tidak betul kalau sepakbola kita terus menurun,'' bela SBY.

Justru menurut SBY, yang patut disayangkan adalah kisruh kepengurusan PSSI yang tak pernah habis-habis. Meski sudah memiliki kepengurusan baru, hingar bingar pengurus organisasi olahraga paling populer tersebut, seolah tak pernah bertambah reda.

''Saya sangat prihatin dengan kejadian akhir-akhir ini. Ribut, ricuh yang berselisih adalah pengurus organisasi olahraganya sendiri. Rakyat senang dengan tanda-tanda kebangkitan olahraga, tapi ada berita tidak baik. Perselisihan, pertengkaran ini bahkan pada tingkat yang melukai perasaan rakyat. Rakyatnya ingin olahraganya maju dan semangatnya tinggi. Dukungan kepada tim sepakbola juga tinggi, tiba-tiba harus menerima keadaan seperti ini," Sesal SBY.

SBY pun mengaku banyak menerima kritikan kepada pemerintah melalui SMS. Meminta pemerintah untuk segera turun tangan. Namun sesuai dengan aturan yang berlaku, pemerintah tidak bisa melakukan intervensi. Untuk itu SBY mengimbau kepada pengurus PSSI untuk lebih mendengarkan suara rakyat.

''Kita tidak bisa terus-terusan begini. Pengurus PSSI tolong dengarkan suara rakyat. Masa terus sibuk berantem? dukungan rakyat yang tinggi jangan dihadiahi konflik yang tidak ada habis-habisnya. Tetap utamakan kepentingan bangsa,'' tegas SBY.

Prestasi sepakbola Indonesia memang tengah diuji. Timnas Indonesia dipermalukan saat bermain di Bahrain National Stadium dalam laga terakhir Grup E Pra Piala Dunia 2014 Zona Asia, Kamis, (29/2) lalu. Terkait hasil laga tersebut, Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, menuding  kepemimpinan wasit Andre El Haddad yang menghadiahi tim tuan rumah empat penalti dan satu kartu merah bagi kiper Timnas, sebagai penyebab kekalahan. PSSI mengaku telah melayangkan protes ke FIFA atas kepemimpinan El Haddad. Otoritas sepakbola dunia itu pun telah memulai penyelidikan atas pertandingan tersebut.(afz/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
    1. 07.03.2012,
      23:22
      utie
      BERARTI PRESIDEN TIDAK MENGAKUI KPSI TUH...SOALNYA PSSI SAJA YG DI SEBUTKAN..KPSI (KOMITE PREMAN SELURUH INDONESIA)
    2. 07.03.2012,
      12:48
      REKA
      makanya pakai pemain ISL
    3. 07.03.2012,
      10:40
      DEDEN DARISMAN
      Mau nyadar niyeeee apa takut,malu ama presiden SBY.Kemarin pd kemana apa muka badaknya JOHAR telah di operasi jadi tipis.
    4. 07.03.2012,
      09:35
      Yosepha Aleksandro
      10 - 0 'MEMALUKAN ' Itu ketua PSSI orang Indonesia bukan sih, ga ada rasa Nasionalismenya sama sekali, kalau tahu malu mestinya mundur aja tuh.
    5. 06.03.2012,
      19:23
      Jiraye
      Sepak bola::
      ibarat muka atw wajah bangsa.
      Apa bila sepak bola kita d permalukan:
      atw d buat memalukan.
      Berarti bangsa kita tdk punya muka. From mobile
    6. 06.03.2012,
      18:54
      pukon
      ancene pssi koyok goblok......
      iso mimpin ta gak........
    7. 06.03.2012,
      13:24
      POLITIK KOTOR
      Pengurus PSSI dan KPSI adalah orang

      POLITIK.

      IPL dan ISL adalah liga POLITIK..

      anda dukung mana
    8. 06.03.2012,
      13:01
      APBD
      mari kita ke rumah Nurdin
    9. 06.03.2012,
      09:09
      Liga semrawut ind
      Hidup Nurdin
    10. 05.03.2012,
      20:30
      Heroe
      Mbah Djohar itu keras kepala, sok pinter
    11. 05.03.2012,
      20:20
      satria tangguh
      kalo pak sby sdh komen mestinya kalo johar mau dibilang orang waras ya introspeksi... gak usah nyalahin pihak lain.. yg salah tu mutlak johar jontor.... kalo omongan presiden aja gak didenger sama johar berarti johar jontor tu BISU TULI KUPINGNYA PANUAN.....
    12. 05.03.2012,
      19:23
      Bogel
      PSSI sdh seperti Parta Politik, fair play sdh gk dpakai lg. Mau maju gmn lah wong trus2an tawur pengurusnya. Mboh wis sak karepmu !!! Sing penting sego mateng iso mangan bareng konco2.
    13. 05.03.2012,
      19:23
      novan
      hahahha
      beginilah klo johar arifin g mau mengakui bahwa isl lebih baik dari ipl
    14. 05.03.2012,
      19:19
      Must
      Pemimpin yang baik itu selalu memikirkan yang dibawah,bukan seperti ini?bahkan cenderung OTOTORITER!sama dengan membunuh pelan2 karier seseorang!
    15. 05.03.2012,
      18:16
      Juve
      Djohar buka telinga utk dengar jangan mementingkan diri sendiri dan kelompok si botak AP sehingga mengorbankan merah putih, sayakin sekali kalau tinas juga diambil dari ISL pasti tdk akan kebobolan segitu banyak From mobile
    16. 05.03.2012,
      16:29
      hahahahahha
      politik kebablasan, semua lini dipolitisasi dan konflik,saya kira golnya massih kurang, min 11-0, dn brikunya harus ada bisa kalah lg biar puasss
    17. 05.03.2012,
      15:55
      Heri Irawan, SE
      'Saya berharap PSSI bisa segera menyelesaikan Konflik agar sepak bola kita bisa lebih baik' From mobile
    18. 05.03.2012,
      15:51
      abenk
      pssi dengar ndak, apa kata pak sby? Dahulukan kepentingan nasional dan jg melukai perasaan rakyat sbg pencinta sepakbola. Pssi tahu kan maksudnya? Artinya jg berbuat dan mengambil keputusan seenak udel mu saja, sehingga keputusan tersebut telah mempermalukan bangsa kita. Jadi yg diambil kata2 pak sby itu hanya kata, 'tdk betul prestasi sepakbola kita selalu menurun' saja..!! From mobile
    19. 05.03.2012,
      15:46
      Jimek
      Beginilah kalau PSSI dipimpin orang yang kampungan, gak tau diri, ancur tuh bola indonesia.
    20. 05.03.2012,
      15:28
      Meki
      Gelar profesor diperoleh dgn study atau dibeli? Jangan tuding wasit saja jangan' johar yg 'dibeli' raja-raja minyak hingga nekat dgn berbagai alasan menurunkan tim lapis 2 dan lapis 3. From mobile
    21. 05.03.2012,
      15:05
      diman
      'Tidak betul kalau sepakbola kita terus menurun,'' bela SBY, ini khan mbela PSSI, kalo JPNN -> judulnya mengkritik, apakah kamsudnya ?
    22. 05.03.2012,
      14:58
      messi_10
      bukan salah wasit,pelatihpemain.yang patut disalahkan adlh kepemimpinan DJOHAR di PSSI .RAKYAT INA MENDESAK SUPAYA DJOHAR MUNDUR SBG KETUM PSSI!