Selasa, 29 Juli 2014 | 17:54:10
Home / Politik / Pilpres / Partai SRI Tuding PDIP Diskreditkan SMI

Sabtu, 31 Maret 2012 , 08:53:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA - Bisa mengantongi status partai politik berbadan hukum dari Kementrian Hukum dan HAM, membuat Partai Serikat Rakyat Independen (SRI) mulai sensitif. Buktinya, surat yang dikirimkan Koordinator Perwakilan PDIP di Amerika Serikat Sonny Sofiandi kepada pimpinan Bank Dunia, Robert Zoellick, dianggap sebagai upaya untuk mendiskreditkan Sri Mulyani Indrawati (SMI).

"Surat itu adalah upaya untuk mendiskreditkan SMI. Itu harus dianggap sebagai bagian dari realitas politik," ujar Ketua Umum Partai SRI Damianus Taufan kepada wartawan dalam konferensi pers di kantor Partai SRI, Jumat (30/3).

Taufan mengatakan, upaya pelengseran Sri Mulyani tersebut dipastikan untuk mengganggu langkah mantan menteri keuangan ini di Pemilu Presiden 2014.  "Kita sadar ada gangguan. Sejak dari pembentukan banyak gangguan. Tidak seperti parpol lain. Bisa jadi karena partai SRI merupakan partai yang akan mengusung Sri Mulyani untuk menjadi calon presiden," imbuhnya.

Di tempat yang sama, Ketua Bidang Politik Partai SRI Rocky Gerung menilai upaya politisi PDIP yang mengirimkan surat ke Bank Dunia agar memecat Sri Mulyani dari jabatan direktur eksekutif, merupakan upaya politik yang tidak cerdas. Selain langkah tersebut tidak memiliki dasar, PDIP juga bukan merupakan pemilik saham Bank Dunia.

"Jadi apa urusannya dia meminta World Bank memecat Sri Mulyani?" tambahnya.
   
Menanggapi tudingan tersebut, politisi Senior PDIP Pramono Anung menegaskan, perwakilan partai 'moncong putih' di AS yang meminta pemecatan SMI dari Bank Dunia tidak ada sangkut pautnya dengan PDIP. Menurut Pramono, surat itu murni bersifat pribadi dan bukan atas nama partai. "Yang pertama itu tidak ada sangkut pautnya dengan partai, itu sifatnya pribadi," kata Pramono di Gedung DPR, Senayan, kemarin. (dms)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 25.06.2014,
        08:31
        good backlinks
        VX9HxM This is one awesome article post. Great. From mobile
      2. 31.03.2012,
        12:53
        beno
        kpinterannya d peralat bwt bodohin rkyt...dsr koplak From mobile
      3. 31.03.2012,
        11:17
        nino usmani
        apa salahnya sih mempersilahkan kompetitor utk masuk?demokrasi itu majemuk,jgn dibungkam...
      4. 31.03.2012,
        10:28
        malvin
        kalo menurut aq sih....
        Pjbt Yang bagus itu sedikit di indonesia....
        Jadi.. Yang dikit itu yang selalu disingkirkan ato di persulit....
        seperti smi...
        Putri bangsa yang begitu patut di acung jempol...
        Eh... Malah di tendang...
        Semoga aja yang terbaik itu selalu benar... From mobile
      5. 31.03.2012,
        09:31
        sam
        dendamnya bu Mega sampai titik darah penghabisan....
      6. 31.03.2012,
        09:29
        MANTAN KADERMU
        Sikat aja tuch SMI.... sayang ya kejeniusannya tuk mjadi koroptor klas kakap....
      7. 31.03.2012,
        09:27
        ngadio
        kok saling menjegal gitu to parta-2 di indonesia wis koyo wong deso.... pantas negara ngak maju-2 karena pada berkelahi rebutan makanan....
      8. 31.03.2012,
        09:07
        Soleh
        Ya, spt itulah Bunda megawati , krn dendam ama SBY , bunda jadi provokator tolak kenaikan BBM , krn takut ada srikandi lain lalu mendiskreditkan Sri mulyani , padahal kemampuannya spt bumi dan langit dibanding sri mulyani.