Sabtu, 29 November 2014 | 14:23:16
Home / Berita Daerah / Aceh / Taruh Pistol di Atas Meja, Kepala Balita Ditembus Peluru

Selasa, 22 Mei 2012 , 08:28:00

BERITA TERKAIT

LHOKSEUMAWE- Akibat keteledoran ayah, seorang anak mendapat celaka. Pasalnya, oknum polisi itu meletakkan senjata api (senpi) di atas meja. Tanpa diduga pistol tersebut bisa diraih korban, serta menyalak. Dor...! Sebutir peluru pun menembus batok kepala M Reza Fahlevi (4). Sang bocah kontan menggelepar, dengan kondisi darah segar membanjir di tubuhnya.  

Kejadian naas ini berlangsung di Desa Blang Peuria Kecamatan Samudera, Aceh Utara pada Senin (21/5) sekira pukul 10.30 WIB. Menurut keterangan dihimpun Metro Aceh, ayah korban bernama Julyadi. Ia terdaftar sebagai anggota intel di Polres Lhokseumawe, serta berpangkat Brigadir.

Kronologis awalnya saat Julyadi sedang sibuk, mengetik laporan dengan komputer di meja kerja rumahnya. Sementara pistol tergeletak di atas meja, tak jauh dari posisi duduknya. Tiba-tiba saja, Reza datang mendekat dan mengambil senpi tersebut. Karena mengira cuma mainan biasa, bocah malang ini tanpa sengaja menarik pelatuk, hingga pistol langsung menyalak.

Suara letusan senjata di dalam rumah, sontak membuat Julyadi terkejut. Ia terperangah ketika melihat anak kesayangannya sudah tergeletak di lantai, dengan kondisi bersimbah darah. Dalam situasi panik, oknum polisi ini berteriak memanggil istrinya. Termasuk tetangga dan warga sekitar segera berhamburan ke dalam rumah. Mereka menyaksikan dan buru-buru mengevakuasi korban ke rumah sakit.

Petugas medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU Cut Meutia, Lhokseumawe cukup dibuat sibuk. Pasalnya, luka di bagian batok kepala Reza sangat parah. Darah pun tak berhenti mengucur, ditambah cairan otak yang sempat keluar. Oleh tim medis menyatakan belum sanggup untuk menangani, serta disarankan untuk dirujuk ke Medan.

Dalam amatan Metro Aceh (Grup JPNN), kondisi Reza terlihat sangat lemah. Ia sekarat dengan balutan perban dibagian kepala. Sementara ibu dan ayahnya menemani di sisi, selama mendapat perawatan medis. Di tengah kesedihan keluarga, Kasat Reskrim Lhokseumawe AKP Galih Indra Giri singgah ke rumah sakit. Pihaknya menyatakan turut berduka atas kejadian yang dialami anak anggotanya. 

Meski demikian, Kapolres Lhokseumawe AKBP Kukuh Santoso dan Kasat Reskrim AKP Galih Indra Giri, belum mau berkomentar ketika dihubungi Metro Aceh terkait kejadian kemarin. (ags)



Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar