Jumat, 24 Oktober 2014 | 18:22:11
Home / Olahraga / Piala Eropa 2012 / Agresif Paksakan Banyak Gol

Senin, 18 Juni 2012 , 08:27:00

Pemain Italia, Tiago Motta (kiri, hadap depan), Antonio Di Natale, dan Sebastian Giovonco, saat berlatih di Gdansk Arena, Gdansk, Polandia. FOTO : HENDRA EKA/JAWA POS
Pemain Italia, Tiago Motta (kiri, hadap depan), Antonio Di Natale, dan Sebastian Giovonco, saat berlatih di Gdansk Arena, Gdansk, Polandia. FOTO : HENDRA EKA/JAWA POS
BERITA TERKAIT

POZNAN - Gangguan besar sudah menerpa Italia jelang laga terakhirnya di Grup C Euro 2012. Mereka dituntut memenangkan pertandingan untuk membuka peluang lolos lolos ke perempat final. Tapi, juara Piala Dunia 2006 itu masih belum bisa melepaskan diri dari bayang-bayang kelam memori Euro 2004.

Kemenangan atas Irlandia di laga tersebut tak langsung memberikan jaminan lolos bagi bagi Italia. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Municipal Poznan tersebut, tim Azzurri, julukan Italia harus menang dengan selisih gol lebih dari dua. Kalaupun menang kurang dari dua gol, mereka juga berharap pertandingan lain antara Spanyol dan Kroasia memunculkan pemenang.

Fokus pelatih Azzurri Cesare Prandelli saat ini adalah memforsir kemenangan besar dari irlandia yang selalu kalah dari dua laga sebelumnya. Bagi Gianluigi Buffon dkk tak ada pilihan selain bermain lebih agresif dan menciptakan banyak peluang. Tidak defensive seperti saat melawan Spanyol, atau kurang determinasi saat melawan Kroasia. Untuk itu, Prandelli memberi isyarat bakal melakukan perombakan pada komposisi skuadnya.

Prandelli sudah mengungkapkan bakal melakukan perubahan untuk tiga atau empat posisi. Dari barisan pertahanan hingga para striker. Itu tak lepas dari kurang puasnya Prandelli pada penampilan timnya saat melawan Kroasia.

"Kami bermain tanpa determinasi, kurang kreatif menciptakan peluang dan membuka ruang. Tim harus ada perubahan jika berambisi menciptakan gol-gol," tutur Prandelli.

Posisi yang mendapatkankan perhatiannya adalah duet striker Antonio Cassano dan Mario Balotelli. Cassano memiliki kemungkinan besar tetap dipertahankan jadi starter, sementara Balotelli bakal digantikan oleh Antonio di Natale yang mencetak satu gol saat menahan imbang Spanyol. Itu juga tak lepas dari masalah lutut yang menerpa Balotelli usai bentrok dengan Kroasia.

Sisanya, para pemain Italia berada dalam kondisi bugar. Termasuk trio pemain belakangnya yang diisi Daniele De Rossi, Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini. Di tengah, jaminan inti hanya jadi milik Andrea Pirlo.

"Irlandia punya senjata yang sulit diduga. Bagaimana pun, mereka tak boleh dianggap enteng. Tapikami tak boleh melepaskan peluang yang masih kami miliki," tambah Prandelli.

Kesulitan terbesar Italia tak lain adalah pelatih Irlandia Giovanni Trapattoni. Sebagai orang Italia dan pernah menangani tim nasional Italia delapan tahun lalu, dia paham betul filosofi permainan Italia. Termasuk beberapa penggawa yang masih mengisi skuad Italia saat ini, seperti Cassano yang delapan tahun lalu juga diandalkannya.

Apalagi, hingga beberapa saat menghadapi Italia, Irlandia belum merasa tersingkir dari Euro 2012. Meski sudah tak ada peluang lolos, Robbie keane cs berjuang untuk kehormatan negerinya. Mereka tak mau pulang tanpa poin.

"Hanya kehormatan, itulah tujuan kami bertanding. Anda tetntu tak mau pulang tanpa satu pun poin. Penting bagi kami untuk bersatu lagi sebagai tim dan memberi alasan pada para fans untuk bergembira. Sepekan di sini sudah terasa sulit bagi tim, bukan cuma saya," beber Keane. (ady)

Line Up Italia v Irlandia

Italia (4-1-3-2): 1-Buffon (g); 2-Maggio (kk), 19-Bonucci (kk), Barzagli, 3-Chiellini (kk); 16-De Rossi; 8-Marchisio, 21-Pirlo, 13-Giaccherini; 11-Di Natale, 10-Cassano
Pelatih : Cesare Prandelli

Irlandia (4-4-2): 1-Given (g); 4-O"Shea, 5-Dunne, 2-St Ledger (kk), 3-Ward; 11-Duff, 8-Andrews (kk), 6-Whelan (kk), 7-McGeady; 10-Keane (kk), 19-Long
Pelatih : Giovanni Trapattoni

Stadion : Municipal, Pozna
Wasit : Cuneyt Cakir (Turki)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 18.06.2012,
        12:06
        Ichan
        Itali bkal kluar sbg pemenang. Dngn scor 2.0 From mobile