Jumat, 28 November 2014 | 20:19:55
Home / Nasional / Humaniora / Honorer K1 dari 212 Instansi Diverifikasi Ulang

Kamis, 21 Juni 2012 , 17:01:00

JAKARTA - Data honorer Kategori 1 (K1) dari 9 instansi pusat dan 203 Instansi daerah, saat ini sedang diverifikasi ulang. Langkah itu dilakukan menyusul banyaknya pengaduan masyarakat yang melaporkan adanya kecurangan data honorer K1 hasil uji publik oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) beberapa waktu lalu.

"Verifikasi ulang dilakukan dengan memanggil pejabat terkait dan menurunkan tim ke lapangan. Saya targetkan akhir Juli verifikasi ini sudah selesai," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PAN&RB) Azwar Abubakar di Jakarta, Kamis (21/6).

Dijelaskannya, berdasarkan database BKN terdapat 152.310  tenaga honorer K1. Setelah diverifikasi dan divalidasi oleh BKN dan BPKP hingga 11 Juni 2012 lalu tersaring 71.676 honorer K1. Hal ini telah ditindaklanjuti dengan uji publik selama 14 hari.

Dari hasil uji publik tersebut, diperoleh sanggahan dari berbagai instansi maupun kalangan masyarakat sebanyak 364 sanggahan. "Sanggahan yang masuk akan ditindaklanjuti ke lapangan dengan melibatkan beberapa instansi terkait, termasuk di dalamnya melibatkan pihak kepolisian," ujar Azwar.

Hasil verifikasi tersebut akan menjadi bahan penetapan formasi untuk tenaga honorer K1 dalam tahun anggaran 2012. "Bagi Pejabat Pembina Kepegawaian untuk mengusulkan pemberkasan dalam penetapan NIP sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2012, yang merupakan Perubahan Kedua Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2005 tentang Pengangkatan Honorer Menjadi CPNS," tandasnya. (Esy/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 02.08.2012,
        13:50
        semoga
        semoga aja semoga jadi semoga, apalagi semoga udh jadi semoga... emang semoga ke semoga bisa sampai semoga... honorer semoga tetap semoga...
      2. 30.07.2012,
        22:26
        tulus
        sejahtera honorer yang mengabdi buat negara daripada dimanipulasi koruptor aqnggaran negaraq,lebih jelas arahnya.
      3. 22.06.2012,
        21:49
        Abas
        Ya mudah2n negeri ini aman dan damai serta harapan semua guru honorer dpt tercapai, kita hidup hanya menjalani hidup dan sama2 tdk tahu ap yg akan terjadi nanti. From mobile
      4. 22.06.2012,
        20:51
        Honorer Tertinggal
        Buat apa fakta integritas ditandatangani oleh petugas verval kalau yang siluman bisa lolos. Ini salah siapa? Verval ulang hanya mengulur waktu.
      5. 22.06.2012,
        20:30
        cek teliti
        TOLONG CEK DENGAN TELITI BENAR PAK! SERIUS BANYAK YANG MANIPULASI DATA HONORER K-1!
      6. 22.06.2012,
        20:13
        Jujur
        Yah mungkin kejujuran itu hnya ada pada kata2 guru ketika mengajar muridnya, tp dlm dunia nyata kebohongan itu mnjdi wajib hukumnya. From mobile
      7. 22.06.2012,
        19:35
        lubban
        hidup itu amanah. masih banyak kok pejabat negeri yang baik dan membela kepentingan seekor semut. be optimist !
      8. 22.06.2012,
        18:34
        Honorer Tertinggal
        JPNN diharap berbobot menyajikan berita. Kemaren beritanya begitu, sekarang begini. Yang diberitakan kebohongan dan kemunafikan birokrat. Kasihan
      9. 22.06.2012,
        17:40
        Fathur rahman
        saya sangat setuju klo pejabat yg terkait lsng turun ke lapangan u/memeriksa berkas k.1
      10. 22.06.2012,
        15:29
        masbro
        1.jawa barat..jawa timur,sumatra.. From mobile