Sabtu, 01 November 2014 | 14:40:13
Home / Politik / Pilpres / Anas Setuju Ibas Dampingi Ical

Senin, 02 Juli 2012 , 12:57:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Anas Urbningrum mengatakan setuju jika Sekretaris Jenderal (Sekjen) PD, Edy Baskoro Yudhoyono (Ibas) dipasangkan sebagai cawapres dengan capres dari Partai Golkar Aburizal Bakrie.

“Saya kemarin diundang sama Pak Ical ketika deklarasi. Silakan duluan nanti kita ketemu 2014. Kalau masalah menggandeng Mas Ibas, tanya sama Mas Ibas, kalau saya setuju. Masak saya gak setuju,” ujar Anas usai acara nonton bareng final Piala Eropa di Jakarta, Senin (2/7).

PD sendiri menurut Anas sampai hari ini belum pernah membicarakan mengenai capres atau cawapres yang akan diusung. “Ini kan baru 2012. Saya kira, nanti kita 2014 baru akan tetapkan. Dalam politik Partai Demokrat kan tepat waktu. Sabar saja,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ibas menyatakan apresiasi atas pencalonan Ical sebagai capres dan pernyataan Ical yang akan menggandeng Ibas sebagai pasangan cawapres. Namun menurutnya sampai hari ini PD belum memutuskan capres atau cawapres.

"Saya apresiasi pernyataan Pak Ical, tapi sampai hari ini Demokrat belum menentukan dan belum ada pembahasan. Demokrat belum memutuskan, silahkan saja gunakan kendaraan Golkar dulu. Saya ucapkan selamat dan sampai ketemu di final 2014 nanti," kata Ibas.

Dikatakan Ibas, tahun 2012 ini Demokrat fokus konsolidasi.

Soal adanya desakan mundur terhadap Anas sebagai ketua umum karena diduga terlibat kasus korupsi, Ibas mengatakan dirinya skeptis karena sesuai dengan konstitusi partai, jika seseorang belum apa-apa maka kader tersebut belum bisa diberhentikan.
 
“Kalau belum apa-apa? ya belum bisa diberhentikan. Kan tidak bisa seseorang belum ada apa-apa diberhentikan. Cara seperti ini kan juga tidak sesuai dengan etika. Kalau dikatakan saat ini suara partai turun, itu pun menurut saya buat parpol biasa saja. Survei kan bisa jadi bahan evaluasi dan feedback untuk tidak lupa diri. Kita harus lebih bisa merangkul masyarakat dan meramu program-program kerakyatan,” pungkasnya. (fas/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 03.07.2012,
        10:25
        Cindy
        kita tunggu saja hasil konvensi demokrat yang katanya baru akan diadakan tahun depan, siapa calon yang sebenarnya diusung demokrat untuk 2014.
      2. 03.07.2012,
        09:03
        Burhan
        demokrat kan punya mekanisme tersendiri untuk menentukan capres dan cawapres, dan itu kan belum dilakukan, jd jgn dulu berspekulasi.
      3. 02.07.2012,
        17:30
        Dania
        Kl PD nya aja belum menentukan mekanisme pencalonan, sebaiknya jangan terlalu banyak beropini dan berasumsi macam2..
      4. 02.07.2012,
        15:52
        gunadi
        diantara calon presiden yang ada ARB calon terbaik , lebih baik wakilnya sri sultan
      5. 02.07.2012,
        15:52
        Astika Sari
        setuju dgn mbak Suriani, jgn terburu2 utk mendukung krn sampe skrg blm ada konfirmasi lgsg dr Demokrat toh.
      6. 02.07.2012,
        14:21
        suriani
        jangan gitu dulu,fokus dulu pada konsolidasi,kan nanti 2013 baru akan masuk pencalonan...