Kamis, 23 Mei 2013 | 11:02:54
Home / Pendidikan / Ada yang Untung, Guru Terus Buntung

Rabu, 01 Agustus 2012 , 17:21:00

Mendikbud M Nuh saat sidak pelaksanaan UKG di hari pertama di Jakarta. Foto: Arundono/JPNN
Mendikbud M Nuh saat sidak pelaksanaan UKG di hari pertama di Jakarta. Foto: Arundono/JPNN
JAKARTA--Uji Kompetensi Guru (UKG) yang digelar setiap hari sejak 30 Juli hingga 12 Agustus 2012 dirasakan para guru malah merugikan para peserta didiknya. Pasalnya, para guru yang mengikuti UKG harus meninggalkan sekolah.

Sekretaris Jenderal Federasi Guru Seluruh Indonesia (Sekjen FGSI) Retno Listyarti mengatakan, untuk guru yang berada di kota besar mungkin bisa lebih mudah menuju lokasi UKG yang dapat ditempuh dalam waktu satu jam. Akan tetapi, guru yang berada di daerah dan kampung-kampung harus ke pusat kabupaten/kota, mesti menginap 2 - 3 hari dan mengeluarkan biaya transport yang cukup mahal dengan biaya pribadi.

"Inilah yang merugikan para guru dan peserta didik. Ada pihak lain yang kebagian untung, tapi guru terus buntung," ungkap Retno di Jakarta, Rabu (1/8).

Dikatakan, pelaksanaan UKG dengan sistem online ini telah merugikan banyak pihak. Dari sisi guru, lanjut Retno, secara pribadi telah mempengaruhi psikologis dan ekonomi.

Selain itu, banyak siswa yang tidak bisa belajar di sekolah karena sekolah terpaksa meliburkan siswanya mengingat banyaknya guru yang harus mengikuti UKG.

"Sebut saja SMAN 70 Jakarta, SMAN 55 Jakarta, SMAN 6 Garus, beberapa SMP di Tangerang, dan lainnya," seru Retno.

Maka itu, terang Retno, kerugian guru dan siswa makin menumpuk jika UKG harus diulang karena gagalnya koneksi internet. "Untuk guru yang dijadwal ulang dan sekolahnya diliburkan, maka akan terjadi kerugian dua kali. Itulah, UKG online dilaksankan terlalu terburu-buru, tanpa perencanaan yang matang dan tak mau mendengar masukan pihak lain. Akhirnya seperti ini," tuturnya. (Cha/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
    1. 03.08.2012,
      07:14
      ariyun
      ya itlah pola2 yg ingin dilakkn pmrth, yg terkesan amburdul, tmp persiapan yg matang, ada ide lgsg dproyek, ujg2x dana keluar bisa thr dong....!!! siapa yg utng? From mobile
    2. 03.08.2012,
      07:01
      ariyun
      bapk/ibu guru tdk takut ukg, tapi kwatir ukg ini adalh proyek yang sangat menguntungkn bg sebagian org, shg guru djdkn objek percobaan, gmna dgn instansi/lbg non guru ternyt tdk ada yg namay uji komptsi! memang ngri ini sdh penh dgn kerusakan From mobile
    3. 02.08.2012,
      23:28
      Abah
      Buat Mas Totok, Sadar to, Mas!
      Segitu dendamnya pada kami.
      Mohon maaf bila mas korban Bulying rekan kami.
      Tak semua guru seperti itu Mas!!
    4. 02.08.2012,
      23:11
      KATAKAN SEJUJURNYA
      SUMPAH POCONG AYO??PARA GURU YG MENOLAK UJI KOMPETENSI KUATIR TUNJANGAN SERTIFIKASINYA TERANCAM DICABUT KARNA TAK MAMPU LULUS UKG. BODOH!!!
    5. 02.08.2012,
      22:54
      Ida
      SAYA KOK LUPA..SIAPA YG NGAJARI SAYA HINGGA SAYA BISA BACA TULIS DAN BSA HIDUP CUKUP KAYA SKR..?? MUNGKIN YG NGATAKAN GURU BODOH TAHU..??
    6. 02.08.2012,
      22:50
      GURU BODOH PASTI TAKUT DI UJI
      JADI GURU HARUS ORANG PINTAR DAN PILIHAN. KALAU CUMA SEKEDAR DI UJI KOMPETENSI KENAPA TAKUT, KUATIR UANG SERTIFIKASI DICABUT YA? GURU BODOH!!!
    7. 02.08.2012,
      22:17
      tritihkulonlima
      yaa..kita sebagai guru profesional mbok yo manut..ga mungkin pemerintah akan mengajak hal yang tidak bermanfaat...ukg...maju teruuusss...
    8. 02.08.2012,
      12:20
      Ooon
      UKG fungsinya kan semacam Pre-Test yang seperti biasa bapak ibu guru lakukan ke murid2, dengan Pre-Test kita jdi tahu mana murid yang paham/belum
    9. 02.08.2012,
      11:27
      totok
      SADARLAH PARA GURU BAHWA ILMUMU ITU SEBENARNYA BELUM MAMPU UNTUK MENGAJAR YANG DITUNTUT HANYA HAK SAJA ( GAJI THOK )SUDAH BANYAK LIBURNYA BANYAK NGUTANG KE BANK SEHINGGA SEMANGAT MENGAJAR KURANG BERGAIRAH JADI OTAKNYA TUMPUL YG DIPIKIRI HANYA HAK SAJA KEWAJIBANNYA LUPA CONTOHNYA BANYAK SISWA YG TDK LULUS UAN YANG DITUNTUK HANYA GAJI SAJA INGAT KEWAJIBAN GURU ITU BERAT MASKA MUTU GURU KALAH SAMA GURU JAMAN DULU TIDAK BISA TIDUR KALAU MURIDNYA BELUM PINTAR SEKARANG MALAH KEBALIKANNYA INGAT TANGGUNG JAWAB DUNIA AKHIRAT GURU DIBAYAR PAKAI UANG RAKYAT JANGAN SEPELEKAN MURID JANGAN GAJ GAJI GAJI DAN GAJI MOHON MAAF KALAU KURANG BERKENAN TKS
    10. 02.08.2012,
      10:55
      agung
      mengapa dikasih UKG segala ? kalo memang mau ngasih tunjangan keguru ya kasih aja berdasar tingkatnya per bulan kan enak...memang d indonesia kakean polah kabeh pengen uang trebesan .
    11. 02.08.2012,
      10:55
      agung
      mengapa dikasih UKG segala ? kalo memang mau ngasih tunjangan keguru ya kasih aja berdasar tingkatnya per bulan kan enak...memang d indonesia kakean polah kabeh pengen uang trebesan .
    12. 02.08.2012,
      10:55
      agung
      mengapa dikasih UKG segala ? kalo memang mau ngasih tunjangan keguru ya kasih aja berdasar tingkatnya per bulan kan enak...memang d indonesia kakean polah kabeh pengen uang trebesan .
    13. 02.08.2012,
      08:37
      harno
      memang bener terburu-buru alasan mau lebaran, khan pulang kampung!
    14. 02.08.2012,
      05:10
      tante
      ukg momok bg guru yg sdh mau pensiun
    15. 01.08.2012,
      22:43
      Effendi S
      Mata pelajaran penjas selama 15 thn terahir ini sesuai dengan kurikulumm berorientasi pada Psikomotor tapi kenapa tes UKGnya Kognitif ?..Aneh
    16. 01.08.2012,
      21:48
      Mbah
      Guru yg bisa mengerjakan soal2 UKG tp jarang masuk kelas, apakah itu yg dikatakan profesional? Duit UKG mestinya buat sapras pendidikan, boss!!!
    17. 01.08.2012,
      21:26
      Moh Basit
      Semakain kacau
    18. 01.08.2012,
      20:08
      belitut ngurah
      walau terus -terusan dibuat buntung dan dibuat pontang-panting nyatanya guru tetap tahan banting.
    19. 01.08.2012,
      19:50
      agus epul
      di beberapa daerah bnyk guru yg resah dg adanya kbijakan UKG yg asal2an.
    20. 01.08.2012,
      19:36
      Sri Sukasmi
      UKG tidak bisa dipakai sebagai pedoman bahwa guru profesional atau tidak.Karena guru dikatakan profesional itu dinilai dari berbagai aspek.
    21. 01.08.2012,
      19:25
      anak sekolah
      pendidikan makin kacau masa tiap tahun ganti buku padahal penerbitnya sama
    22. 01.08.2012,
      19:25
      anak sekolah
      pendidikan makin kacau masa tiap tahun ganti buku padahal penerbitnya sama