Rabu, 22 Oktober 2014 | 01:24:57
Home / Berita Daerah / Aceh / Sholat Istisqa, Zaini Menangis

Minggu, 12 Agustus 2012 , 08:16:00

BERITA TERKAIT

BANDA ACEH - Ribuan masyarakat di Provinsi Aceh, Sabtu (11/8) pagi sekira pukul 08.00 WIB, melaksanakan Sholat Istisqa (meminta hujan) di Lapangan Blang Padang Kota Banda Aceh.

Pelaksanaan Sholat tersebut berlangsung khusyuk. Bertindak sebagai imam yaitu Tgk Zamhuri, imam Masjid Raya Baiturrahman  Banda Aceh dan khatib oleh Ustad Muhammad Rafiq Pimpinan Pesantren Cot Guh Montasik, Aceh Besar.

Selain masyarakat Aceh Besar dan kota Banda Aceh, sejumlah pejabat terlihat hadir melaksanakan sholat istisqa, seperti Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN) Azwar Abubakar, unsur Muspida seperti  Gubernur Aceh dr Zaini Abdullah serta para kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).

Shalat sebagai permohonan kepada Allah untuk meminta hujan tersebut, dilaksanakan menyusul kemarau panjang melanda wilayah Aceh. Telah menyebabkan lahan pertanian seperti areal persawahan sudah mulai mengering dan masyarakat terancam gagal panen.

Gubernur Aceh dr Zaini Abdullah, ditemui usai melaksanakan sholat istisqa’ mengajak kepada Rakyat Aceh, untuk memohon ampunan kepada Allah.”Masa panceklik ini adalah peringatan. Melalui Sholat ini kita mohon diampuni segala kesilapan,” ujar Doto Zaini sambil meneteskan air mata, menangis.

Zaini pun mengajak masyarakat Aceh untuk terus bermunajat kepada Allah. Semoga doa supaya diturunkan hujan, sebagai nikmat dan rahmat bagi makhluk – makhluk – Nya, termasuk umat manusia.

Semenjak beberapa bulan terakhir, khususnya selama Ramadhan, hujan tidak turun sumber air dan sungai mulai kering dan tidak cukup lagi mengaliri sawah. “ Tanaman padi di daerah sudah mulai kering dan retak -  retak. Kita harus terus memohon agar Allah mengampuni dosa – dosa,” pungkasnya.

Sementara itu, Ustad Muhammad Rafiq, bertindak sebagai khatib Sholat Istisqa mengajak kepada jamaah memohon ampunan atas segala dosa dan kekhilafan. Serta meningkatkan keimanan dan mensyukuri segala nikmat dan karunia yang sudah diberikan oleh Allah.

Dalam kesempatan tersebut, khatib juga mengajak seluruh rakyat Aceh menjaga dan memperbaiki silaturahmi karena pribadi semacam itulah sebaik – baik ummat.

"Hubungan antar manusia harus dijaga jangan ada lagi dendam dan permusuhan. Kalau sesama muslim saling bermusuhan maka akan menyebabkan kemurkaan Allah," ujarnya sembari mengutip sebuah hadis diriwayatkan dari Anas bin Malik R.A.

Lebih lanjut dalam khutbahnya khatib mengatakan,  akan sia – sia amal dan ibadah, kalau tidak baik terhadap sesama. Bahkan kepada binatang sekalipun. Maka itulah, dirinya mengajak kepada rakyat Aceh menjaga hubungan baik dengan Allah dan dengan sesama manusia. (slm)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 12.08.2012,
        12:30
        Risa
        Pemerintah harus mengajak masyarakat Aceh untuk bertaubat. Kemarau panjang adalah sebuah pertanda peringatan keras dari Allah...
      2. 12.08.2012,
        09:52
        uwing
        Ahh aDEK?? From mobile