Api Lalap Rumah dan Sekolah

Minus Korban Jiwa, Rugi Rp 150 Juta

Api Lalap Rumah dan Sekolah
RAWAN: Rabu (30/7), perumahan di kawasan Kebayoran Lama terbakar karena ada korsleting listrik. Foto: Haritsah Almudatsir/Jawa Pos

jpnn.com - JAKARTA – Suasana bahagia Idul Fitri mendadak sedih ketika api mengobrak-abrik rumah di Jalan Masjid An-Nur, RT 06/10, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu petang (30/7). Si jago merah juga menjilat sebagian bangunan SDN 05 sekitar pukul 13.00.

Namun, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Meski demikian, kerugian mencapai Rp 150 juta.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar dan PB) Jakarta Selatan Edi Sucipto menjelaskan, rumah yang terbakar tersebut diketahui milik Hendrik. Kejadian itu, ujar dia, diketahui Jaka, warga sekitar.

“Bahkan, warga sempat berusaha melakukan evakuasi dan memadamkan api. Tetapi, apinya malah membesar,’’ ungkapnya kemarin.

Tidak lama berselang, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Begitu datang ke lokasi, dia mengaku segera mendeteksi titik api agar tidak merembet ke bangunan di sekitar. Sebab, api terlihat mulai merembet ke bangunan SDN 05 tersebut. Namun, api bisa diantisipasi sehingga tidak meluas.

’’Sekitar 30 menit kemudian, api sudah bisa padam dan tidak meluas ke bangunan sebelahnya,’’ tuturnya. Untuk itu, dia menyatakan telah mendatangkan empat mobil pemadam. Diduga, kebakaran terjadi karena ada korsleting listrik.

Saat ini pemilik dan anggota keluarga rumah tersebut belum bisa dimintai keterangan karena masih shock. Lokasi tersebut kini telah dipasang garis polisi untuk penyelidikan lanjutan dari Polsek Kebayoran Lama. (gum/ind/c20/any)

 

JAKARTA – Suasana bahagia Idul Fitri mendadak sedih ketika api mengobrak-abrik rumah di Jalan Masjid An-Nur, RT 06/10, Grogol Utara, Kebayoran


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News