Cabuli Empat Mayoret, Pelatih Drum Band Dibekuk

Cabuli Empat Mayoret, Pelatih Drum Band Dibekuk
Cabuli Empat Mayoret, Pelatih Drum Band Dibekuk

jpnn.com - KARIMUN - Jajaran Polsek Kundur membekuk Sah alias Udin (55), atau yang terkenal dengan panggilan Ayah, yang berstatus pelatih drum band pelajar SMA dan MTs Kundur Barat. Saharudin ditangkap di tempat tinggalnya Dabit Lubuk, Kecamatan Kundur setelah orang tua siswi sebagai mayoret melaporkan ke Polsek Kundur.

Riau Pos (Grup JPNN.com), Senin (20/10) melaporkan, dari informasi yang diperoleh, pelaku ditengarai telah mencabuli empat siswi yang masih usia belasan saat mengikuti sesi latihan mayoret di rumah pelaku. Kejadian tindak tidak terpuji ini berlangsung sejak April hingga Oktober 2014. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku meringkuk di sel tahanan Polsek Kundur.

Kanitreskrim Polsek Kundur Ipda Zulkifli BT menyampaikan, perbuatan yang dilakukan Sah terhadap empat siswinya terjadi pada 13 April pukul 13.30 WIB, dan berulang kali hingga Oktober. Sah kemudian ditangkap Sabtu (18/10).

Menurut pengakuan korban, awalnya dia bersama tiga temannya datang ke rumah pelaku di Desa Lubuk. Setibanya di rumah, pelaku diajak ke dalam dan menyajikan makanan berupa ubi rebus. Saat itu pelaku menawari korban diajak terapi mayoret agar tubuhnya terlihat seksi dan kencang. Korban yang masih ingusan mengaku tidak tahu bagaimana cara terapi yang dimaksudkan pelaku. Selanjutnya pelaku mengajak korban masuk dalam kamar dan melakukan pencabulan.(ims)

 


KARIMUN - Jajaran Polsek Kundur membekuk Sah alias Udin (55), atau yang terkenal dengan panggilan Ayah, yang berstatus pelatih drum band pelajar


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News