Maling Pakaian Dalam Ganggu Alaska

Maling Pakaian Dalam Ganggu Alaska
Ilustrasi: Wahyu Kokang

jpnn.com - HANNAH Clark, nelayan warga Kodiak, Alaska, masih belum ngeh saat mendapati rumahnya bobol dan lemarinya acak-acakan beberapa bulan silam. Dia masih mengira bahwa kediamannya digarong pencuri amatiran. Sebab, sekilas, tidak ada barang berharga yang raib.

Namun, saat diwawancarai KMXT, radio lokal Kodiak, Hannah baru sadar bahwa yang menyatroni rumahnya adalah pencuri spesialis baju dalam. Aksi maling dalaman itu bikin heboh pulau kecil dengan populasi sekitar 6 ribu orang tersebut. Pada Rabu (12/11), berita tentang maling saru itu berulang-ulang disiarkan lewat radio.

Alaska State Troopers, kepolisian khusus di Alaska, mengakui kasus tersebut. Puluhan laporan kasus pencurian masuk ke meja mereka. Sebagian besar korban mengatakan bahwa yang dicolong adalah pakaian dalam perempuan. Polisi juga menolak berbicara detail dengan alasan penyidikan. Yang terang, mereka mengingatkan warga agar mengunci ganda rumah serta lemari.

Hannah Clark tidak percaya bahwa ada maling yang mengkhususkan diri pada jeroan. Yang terang, dia ’’memuji’’ selera bandit tersebut. Sebab, yang dicolong adalah koleksi cawat dan kutang Victoria Secret yang harganya sekitar USD 150 atau hampir Rp 2 juta. (AP/c6/dos)


HANNAH Clark, nelayan warga Kodiak, Alaska, masih belum ngeh saat mendapati rumahnya bobol dan lemarinya acak-acakan beberapa bulan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News