Sabtu, 31 Juli 2010  
   
NASIONAL - HUMANIORA
Selasa, 04 Agustus 2009 , 12:29:00

BOGOR-  Insiden kecelakaan KRL Pakuan Ekspres yang menabrak KAL Kelas Ekonomi diduga kuat disebabkan karena terjadi kesalahan perintah keberangkatan di stasiun Bogor.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun JPNN menyebutkan KRL Kelas Ekonomi berangkat dari Stasiun Bogor menuju Jakarta sekitar pukul 10.16 WIB. Padahal, berdasarkan jadwal keberangakatan di stasiun tersebut pada pukul 10.15 WIB merupakan jadwal keberangkatan KRL Pakuan Ekspres. Hal itu dituturkan petugas keamanan KRL Pakuan Ekspres yang tidak bersedia namanya dikorankan.

Sementara di lapangan sempat beredar kabar bahwa KRL Kelas Ekonomi mengalami mogok akibat gangguan mesin dan kemudian ada regulasi yang menyebutkan bahwa KRL Pakuan Ekspres diperintahkan untuk mendorong KRL Kelas Ekonomi.

“Gak mungkin itu. Lha wong kejadiannya sangat cepat dan keras. Sampai ada beberapa gerbong yang mengalami kerusakan,” kata sumber JPNN di lapangan.

Hal itu diperkuat dengan pernyataan KT Julianto, sekuriti KA Pakuan Ekspres yang menyebutkan bahwa KA Kelas Ekonomi berhenti mendadak sementara rel kereta dalam kondisi berbelok dari stasiun Bogor menuju Jakarta, sehingga tak terlihat.  “Masinis KAL Pakuan tidak melihat kejadian itu karena dari stasiun Bogor sedang melintasi belokan,” kata Julianto kepada JPNN. (pra/fuz/JPNN)

RELATED NEWS


Komentar (0)

Nama :
Email :
Komentar :

 
  TOP STORY
Dani Pedrosa Chris John
Nilai Saya Hanya Enam Bersiap Gantung Sarung Tinju