Gempa Guncang Nepal, 1.130 Tewas

Gempa Guncang Nepal, 1.130 Tewas
RUNTUH: Relawan menyingkirkan puing-puing Menara Dharahara di Kathmandu yang hancur karena gempa dahsyat yang melanda Nepal. Kathmandu, ibu kota Nepal, termasuk wilayah dengan dampak gempa terbesar. (Niranjan Shrestha/AP Photo)

jpnn.com - JPNN.com KATHMANDU – Tangis duka, kepanikan, dan ketakutan menyelimuti Nepal setelah gempa dahsyat mengguncang negeri itu Sabtu sekitar pukul 13.11 WIB. Ribuan orang tewas.

Dharahara, menara bersejarah yang menjadi tetenger Kathmandu, ibu kota Nepal, runtuh. Musibah juga memicu longsoran di puncak Everest, gunung tertinggi di dunia.

Pusat gempa berada di 80 kilometer sebelah timur Pokhara, kota terbesar kedua di negara yang berada di pegunungan Himalaya yang agung itu.

Otoritas setempat melaporkan, sekitar 1.130 orang tewas dalam gempa terdahsyat di Nepal sejak 81 tahun terakhir itu.

Data korban diperkirakan masih bertambah mengingat rumah-rumah di negara berjuluk Negeri di Atap Langit itu biasa dihuni keluarga besar.

Pemerintah Nepal telah menetapkan keadaan darurat.

”Kami membutuhkan bantuan dari berbagai organisasi internasional yang lebih mengerti dan berpengalaman dalam menghadapi situasi darurat ini,” kata Menteri Informasi Nepal Minendra Rizal.Banyak rumah kuno dan kuil Hindu yang menjadi daya tarik Nepal hancur.

Kamal Singh Bam, juru bicara kepolisian setempat, menyatakan, saat ini semua personel diturunkan untuk menyelamatkan dan membantu korban.

JPNN.com KATHMANDU – Tangis duka, kepanikan, dan ketakutan menyelimuti Nepal setelah gempa dahsyat mengguncang negeri itu Sabtu sekitar pukul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News