Ayah ANG: Kok Bisa Ya, Anak Saya Ditanam tapi Margareith tak Tahu?

Ayah ANG: Kok Bisa Ya, Anak Saya Ditanam tapi Margareith tak Tahu?
Kadiv Humas Polri, Anton Charliyan bersama sejumlah Polwan menangis saat menghadii acara doa bersama bertema '1000 LILIN UNTUK ANAK INDONESIA' di kawasan bundaran HI, Jakarta, Kamis (11/6). Acara tersbeut juga mendoakan kepergian Angeline. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - JPNN.com DENPASAR - Ayah kandung ANG, Achmad Rosyidi tak terima dengan penetapan tersangka tunggal atas kematian anaknya.

Pria yang berusia 29 tahun itu pun melapor ke Polresta Denpasar, Bali. Rosyidi mengatakan laporan itu didasari atas beberapa kejanggalan dalam proses penyidikan yang dilakukan aparat kepolisian.

"Kok bisa ya anak saya ditanam di dalam rumah dan Margareith gak tahu. Itu yang janggal bagi saya," ucap Rosyidi seperti yang dilansir Radar Bali (Jawa Pos Group), Sabtu (13/6).

Seperti diketahui, ANG dilaporkan hilang 16 Mei lalu. Setelah hampir sebulan mencari, korban akhirnya ditemukan terkubur di dekat kandang ayam belakang rumah ibu angkatnya, Margareith Ch Megawe di Jalan Sedap Malam, Denpasar.

ANG sendiri memiliki seorang kakak kandung IM, 10, dan adik kandung AS, 2,5. Dalam kasus ini, Polresta Denpasar menetapkan tersangka Agustinus Tae.
      
Polisi sendiri beralasan masih bekerja sehingga tidak menerima laporan kedua orang tua kandung ANG. (awa/jpnn)


JPNN.com DENPASAR - Ayah kandung ANG, Achmad Rosyidi tak terima dengan penetapan tersangka tunggal atas kematian anaknya. Pria yang berusia 29 tahun


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News