|
NASIONAL - HUMANIORA
Sabtu, 15 Agustus 2009 , 14:00:00
JAKARTA -- Desa Nagari Sungai Pua, Kecamatan Sungai Pua, Agam, Sumatera Barat, menyabet posisi sebagai juara pertama lomba desa dan kelurahan tingkat provinsi dan nasional tahun 2009, yang digelar Direktorat Jenderal Pembangunan Masyarakat Desa (Ditjen PMD) Depdagri. Sedang juara kedua ditempati Desa Linelean, Kecamatan Modoinding, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Peringkat ketiga Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta.
Untuk juara harapan pertama, ditempati Desa Gampong Gunung Putih, Kecamatan Teluk Dalam, Simeuleu, NAD. Harapan kedua Desa Merbau Mataram, Kecamatan Merbau mataran, Lapung Selatan. Sedang harapan ketiga, Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, Magetan, Jawa Timur.
Dirjen PMD Ayip Muflih menjelaskan, para juara ditentukan setelah melewati tahapan seleksi. Yang masuk nominasi adalah para juara di tingkat provinsi. Untuk penentuan juara tingkat nasional, indikator penilaian dilihat dari keberhasilan pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat, inisiatif dan kreatifitas dalam pemberdayaan masyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan desa dan kelurahan, serta tingkat kapatuhan terhadap kebijakan penyelenggaraan pemerintahan. Kinerja camat, kepala desa dan lurah juga dnilai.
"Tim penilai juga melakukan klarifikasi langsung ke lapangan, yang melibatkan Depdagri, Departemen Kesehatan, Departemen Pendidikan Nasional, dan Tim Penggerak PKK," terang Ayip. Mendagri Mardiyanto menyerahkan piala penghargaan kepada para kepala desa yang menjadi pemenang lomba tahunan ini, di Jakarta, Sabtu (15/8).
Dalam kata sambutannya, Mardiyanto mengatakan, keberhasilan suatu desa dan kelurahan menjadi juara tidak hanya ditentukan oleh aparat pemeritahan desa dan kelurahan bersama masyarakatnya saja. Melainkan, juga ditentukan peran pemda provinsi, kabupaten/kota, dan kecamatan beserta jajarannya dalam melakukan pembinaan secara berkala. (sam/JPNN)
|