Tak Bayar Parkir, Perempuan Dihajar Juru Parkir

Tak Bayar Parkir, Perempuan Dihajar Juru Parkir
Ilustrasi.

jpnn.com - KOTA MANNA – Rita Puspita Sari, 35, warga  jalan Buldani Masik RT 07 Kelurahan Ibul, Kota Manna, mendatangi Mapolres Bengkulu Selatan (BS). Kedatangan Ibu rumah tangga (IRT) ini ke Mapolres adalah untuk melaporkan salah satu juru parkir (jukir) di Pasar Ampera. Kepada polisi Rita mengaku telah dianiaya jukir yang belum diketahui namanya itu pada Rabu pagi sekitar pukul 07.30 WIB.

Kapolres BS AKBP Abdul Muis membenarkan adanya laporan penganiayaan tersebut. 

Menurut Andi, dalam laporan korban diketahui jika sebelumnya pada pagi itu korban pergi ke Pasar Ampera untuk menggantikan kakaknya membantu orang tuanya berjualan lontong. 

Beberapa saat sebelum kejadian, kakak korban hendak pergi dengan menggunakan motor tersebut.

Sejurus kemudian datanglah seorang tukang parkir yang mencegah kakak korban pulang sebelum membayar uang parkir. 

Mendengar permintaan tersebut, korban pun mengatakan tunggu dulu sampai dagangan habis baru bayar uang parkir. Mendengar ucapan korban, rupanya terlapor emosi dan langsung memukul wajah korban serta menendang dada korban. 

“Laporan penganiayaan ini sudah kami terima, untuk kemudian diproses lebih lanjut,” ujar Muis. (mas/jpnn)


KOTA MANNA – Rita Puspita Sari, 35, warga  jalan Buldani Masik RT 07 Kelurahan Ibul, Kota Manna, mendatangi Mapolres Bengkulu Selatan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News