Ditusuk Pacar, Bertahan 6 Hari, Polisi Itu Akhirnya Meninggal

Ditusuk Pacar, Bertahan 6 Hari, Polisi Itu Akhirnya Meninggal
Anggota Polres Merauke mengusung peti jenazah Brigpol Andarias Doyapo dari aula mapolres, Kamis (28/4). Foto: Yulius Sulo/Cenderawasih Pos

jpnn.com - MERAUKE - Nyawa Brigpol Andarias Doyapo tak tertolong lagi. Anggota Polres Merauke yang ditikam pacarnya berinisial AM, Jumat (22/4) lalu, mengembuskan napas terakhirnya di ruang ICU RSUD Merauke, Kamis (28/4) dini hari sekitar pukul 04.25 WIT.

Korban yang mengalami luka tusuk di bagian dada sekitar 7 cm dan melukai usus, sempat menjalani operasi di RS TNI AL. 

Kapolres Merauke, AKBP Sri Satyatama, mengatakan, setelah menjalani operasi kondisi korban bersangsur-angsur membaik sehingga dipindahkan ke RSUD untuk perawatan selanjutnya.

Namun, Rabu (27/4) sekitar pukul 18.00 WIT, kondisi korban menurun lagi bahkan dalam keadaan kritis  sehingga dipindahkan ke ruang ICU untuk perawatan. 

“Kondisi korban terus menurun dan tadi pagi sekitar pukul 04.25 WIT, korban mengembuskan napas terakhirnya,” kata kapolres, seperti dikutip dari Cenderawasih Pos, Jumat (29/4).

Dia mengatakan, penikaman terhadap Brigpol Andarias Doyapo terjadi saat korban mendatangi rumah pacarnya di Kelapa Lima, Merauke. Korban saat itu menemui keluarga pacarnya untuk menyelesaikan persoalan antara ia dengan pacarnya. 

“Ketika sudah terjadi kesepakatan antara korban dengan keluarga pacarnya, tiba-tiba pacar korban berinisial AM keluar dari kamar dan menusuk korban dengan sebilah pisau yang mengenai dada. Korban saat itu langsung menyelamatkan diri ke RSUD Merauke dan melaporkan kejadian yang menimpanya ke atasannya Kapolsek Bupul,” bebernya. 

Menurut Sri, pelaku sudah diamankan untuk menjalani proses hukum. Sementara, jenazah korban atas permintaan keluarga diterbangkan ke kampung halamannya di Sentani, Kabupaten Jayapura untuk dimakamkan. (ulo/nat/adk/jpnn)


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News