Lihat nih, Sehari Dua Mobil Hancur Ditabrak Kereta Api

Lihat nih, Sehari Dua Mobil Hancur Ditabrak Kereta Api
Mobil Ertiga mengalami rusak parah saat bertabrakan dengan Kereta Api di kawasan SMA N 7 Padang, Jalan Adinegoro, Kecamatan Koto Tangah pada Rabu (6/7). Foto: Padeks/jpg

jpnn.com - PADANG - Dua kecelakaan yang melibatkan kereta api dan mobil kembali terjadi. Kejadian mengenaskan itu terjadi dalam sehari  di dua tempat dan waktu yang berbeda.

“Dua kejadian ini persis terjadi pada hari raya Idul Fitri,” ujar Kapolsek Koto Tangah, Kompol Jon Hendri seperti dikutip dari Padang Ekspress (Jawa Pos Group).

Kecelakaan pertama menimpa satu keluarga di kawasan SMA N 7 Padang, Jalan Adinegoro, Kecamatan Koto Tangah, Padang, Sumbar, pada Rabu (6/7) sekitar pukul 11.00 WIB. "Tidak ada korban jiwa dalam insiden mengenaskan itu. Tapi mobil dengan nopol BM 1124 DX mengalami rusak parah. Penumpang mobil hanya mengalmai cedera," ujarnya.

Lalu, kejadian kedua menimpa Neli Sartini, 56, warga Batipuah Panjang, Kecamatan Koto Tangah. Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB di kawasan Bypass KM. 25 RT 05 RW 01 Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah atau persimpangan menuju Kantor SAR Padang.

Kejadian berawal saat mobil jenis Toyota Avanza dengan nomor polisi (nopol) BA 1433 XY yang dikendarai korban hendak melintasi perlintasan kereta api. Namun di saat bersamaan, datang kereta api Sibinuang dari arah Padang menuju Pariaman yang melintas cukup kencang.

"Dari jarak lebih kurang lima meter, mobil korban mati kemudian datang kereta api datang sebelum bagian samping kiri mobil dihantam kereta api hingga mobil berputar arah 180 derajat," papar Jon Hendri.

Akibat dari kejadian tersebut, mobil yang dikendarai korban rusak parah dan korban mengalami luka robek di bagian pelipis mata dan dilarikan ke RSUD Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji.

Jon menghimbau agar masyarakat yang mengendarai mobil agar berhati-hati setiap melintasi perlintasan rel kereta api.

PADANG - Dua kecelakaan yang melibatkan kereta api dan mobil kembali terjadi. Kejadian mengenaskan itu terjadi dalam sehari  di dua tempat dan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News