Pulang dari Kafe Mulut Berbusa, Nyawa Tiada, Ternyata...

Pulang dari Kafe Mulut Berbusa, Nyawa Tiada, Ternyata...
Pemakaman. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com - KENDARI – Nasib tragis dialami  Sw (40), warga Lorong Dharma, Kelurahan Kendari Caddi, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Dia ditemukan meninggal dunia pukul 06.00 Wita, Senin (15/8), diduga akibat kelebihan mengonsumsi minuman keras (Miras) jenis tuak dan bir. 

Harlin (32), rekan korban yang bersama-sama menenggak miras menceritakan, malam itu mereka mulai minum sejak pukul 22.00 Wita di base camp pembelian hasil laut. 

"Setelah itu kami langsung bergeser ke kafe dan minum bir 12 botor," kata Harlin saat ditemui di Polsek Kandari, kemarin. Karena sudah mabuk berat, Sw lalu pulang dengan sebuah taksi ke base camp mereka. 

"Sekitar jam 06.00, saya langsung ditelepon teman yang menyuruh melihat kondisi Sw. Ternyata mulutnya mengeluarkan busa. Saya langsung hubungi keluarganya," sambungnya. 

Kapolsek Kandai, Kompol L Arief yang dikonfirmasi menjelaskan, korban bersama 4 rekannya memang mengonsumsi miras berlebihan. 

"Setelah dapat laporan, kami langsung menuju ke TKP lalu membawa almarhum ke RSU Bhayangkara untuk visum," jelas Arief. (b/p12/sam/jpnn) 


KENDARI – Nasib tragis dialami  Sw (40), warga Lorong Dharma, Kelurahan Kendari Caddi, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Dia ditemukan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News