Sabtu, 31 Juli 2010  
   
EKONOMI - BISNIS
Kamis, 04 Februari 2010 , 14:38:00

JAKARTA- PT Pertamina (Persero) ingin membuktikan bahwa BUMN ini sanggup mengelola semua Blok Migas (PSO) yang ada di Indonesia. Ini terlihat dengan permintaan Dirut PT Pertamina, Karena Agustiawan kepada DPR RI untuk memberikan secar atomatis mengelola semua blok migas yang habis masa kontraknya pada 2010 ini.

"Ada 24 PSO yang akan berakhir masa kontraknya, karena itu kami minta pemerintah memberikan hak pengelolaannya pada Pertamina. Hal ini sudah diberlakukan di negara lain," ujar Karen dalam RDP dengan Komisi VII DPR RI, Kamis (4/1).

Adapun PSO yang akan berakhir masa kontraknya dalam 10 tahun ke depan adalah Blok Bawean, Pase, West Madura, Nort Sumatra Block A, Siak, Gebang, North West Java Sea, Lematang, Offshore Mahakam, Tuban, Ogan Komering, South East Sumatra, North Sumatra B Block. Juga NSO-NSO Extension, East Kalimantan, Attaka Unit, Jambi Merang, Raja, Bula, Seram Non Bula, Salawati Kepala Burung, Brantas, Malacca Strait, dan Kepala Burung.

"Dengan Pertamina sebagai operator untuk PSO-PSO ini, akan lebih mengoptimal produksi migas," pungkasnya.(esy/jpnn)

RELATED NEWS


Komentar (0)

Nama :
Email :
Komentar :

 
  TOP STORY
Dani Pedrosa Chris John
Nilai Saya Hanya Enam Bersiap Gantung Sarung Tinju