Rabu, 23 Juli 2014 | 18:55:26
Home / Ekonomi / Syariah / Zakat Melalui Bank Rp 64,2 Miliar

Kamis, 01 Juli 2010 , 03:17:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA - Dana zakat, infaq, shadaqah, dan dana kemanusiaan yang dikumpulkan oleh Rumah Zakat Indonesia (RZI) pada tahun 2009 sebesar Rp 107 miliar. Dari jumlah tersebut sebesar 40 persen dibayarkan secara langsung dan 60 persen melalui fasilitas perbankan. "Di tahun 2009 penerimaan melalui bank mengambil porsi 60 persen (sekitar Rp 64,2 miliar). Biasanya donasi zakat terbesar masuk menjelang Ramadhan (Idul Fitri) dan kurban (Idul Adha)," ujar CEO Rumah Zakat Indonesia, Rachmat Ari Kusumanto kemarin (30/06).

Tahun ini RZI menargetkan penerimaan dana zakat, infaq, shadaqah dan dana kemanusiaan bisa mencapai Rp 212, 4 miliar. Menarik dana sebesar tu tentu berat jika dilakukan secara cash ke kantor-kantor RZI yang tersebar di beberapa kota. Sebab seringkali, penyetoran daan dialkukan pada hari-hari tertentu saja, seperti Idul Fitri dan Idul Adha. "Pernah dalam satu hari, cabgan kita di Bandung terima dana cash Rp 4 miliar. Itu jumlah yang tidak sedikit tentunya," kata dia.

Oleh karena itu, pihaknya mulai mengoptimalkan pengumpulan dana melalui program "Ayo ke bank, berzakat di teller kami" dengan memanfaatkan semua electronic-chanel bank mitra. "Kita ingin menggandeng bank sebanyak-banyaknya, supaya masyarakat bisa membayar melalui ATM (automatic transfer machine), teller atau virtual account," tukasnya.

Adapun bank yang telah menjadi mitra Rumah Zakat hingga saat ini sebanyak 18 bank, dan pada Rabu (30/6) kemarin, RZI kembali menggandeng 10 bank lain untuk menjadi mitranya. Bank-bank itulah yang membantu RZI mengumpulkan dana zakat, infaq, shadaqah dan dana kemanusiaan milik nasabah. "Januari hingga Juni 2010, kontribusinya baru 20 persen, tapi nanti pasti meningkat menjelang lebaran," cetusnya.

Kesepuluh Bank yang baru saja menandatangani kesepakatan dengan Rumah zakat antara lain, BNI Syariah, Bank OCBC NISP Syariah, Bank Permata Syariah, Bank CIMB Niaga Syariah, Bank Muamalat, Bank Jabar Banten Syariah, Bank Bukopin Syariah, BTN Syariah, Bank Mega Syariah, dan Bank Danamon Syariah. "Kita harapkan ada lagi perluasan layanan perbankan di mitra perbankan kita yang lain," tuturnya.

Setiap tahun pengumpulan dana zakat terus meningkat, sejalan dengan bertambahnya mitra dan donatur. "Setiap tahun pertumbuhan dana yang dihimpun mencapai 60 persen. Tahun 2008 dana zakat kita terkumpul di level Rp50 miliar, dan akhir tahun lalu mampu mencapai Rp 107 miliar. Jumlah donatur juga tumbuh rata-rata 20 persen pertahun," ungkapnya.

Rumah Zakat tidak menempatkan dana zakat pada portofolio investasi untuk mendapatkan keuntungan lebih. Tetapi langsung disalurkan dalam berbagai bentuk. "Hampir setiap bulan, sekitar "87,5 persen dana zakat yang masuk, langsung disalurkan pada kesempatan yang sama. Sehingga kita tidak melakukan "investasi secara khusus. Jadi tidak disimpan dalam jangka waktu tetentu," jelasnya. (wir)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar