Ekonomi

Run Way Sepinggan Diperpanjang Menjadi 3.250 Meter

Sabtu, 21 Mei 2011 , 17:36:00

BALIKPAPAN – General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sepinggan, Tulus Pudjiono mengatakan Kementerian Perhubungan telah menyetujui proyek perpanjangan landasan pacu  bandara Bandara Internasional Sepinggan, bagian dalam program perluasan lapangan terbang di timur Balikpapan itu. Persetujuan itu tertuang dalam SK Kementrian Perhubungan (Kemenhub)  bernomor KP 309. 2011 yang ditandatangani Menhub, Freddy Numberi.

Menurut Tulus Pudjiono, dengan turunnya persetujuan itu, maka pemerintah daerah kini sudah bisa melakukan berbagai langkah kongkret, seperti, menjajaki proses pembebasan lahan yang nantinya jadi lokasi proyek perpanjangan.

"Perpanjangan landasan akan ditangani pemerintah daerah, dengan proyeksi anggaran dari APBN dan APBD. Saya kira proyek konstruksi (perpanjangan landasan) itu sudah bisa dimulai 2012,” katanya.

Apalagi, terang dia, sejauh ini dirinya sudah dapat informasi pembebasan lahan pernah dianggarkan pada 2010 lalu, sebesar Rp 20 miliaran.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Suryanto menyebutkan, rencana induk  menjadi dasar tindakan Badan Pertanahan Negara (BPN) untuk turun mengukur. “Setelah ini tinggal kami yang menyosialisasikan pembebasan lahan yang diminta itu,” tuturnya.

Sebelum disetujui rencana induk ini, meski sudah diketahui jumlah lahan yang diperlukan, BPN belum bisa melakukan pengukuran. Imbasnya, dana yang sudah plot dalam APBD Kaltim belum bisa dikucurkan.

Berdasarkan rencana, lahan yanag dibebaskan di sisi barat bandara seluas 72 hektare –lahan belum bebas 38 hektare dan lahan reklamasi 34 hektare. Itu untuk menunjang landas pacu representatif dari 2.500 meter menjadi 3.250 meter.  Pihaknya, terang dia,  kembali akan mengajukan anggaran ke Pemprov untuk pembebasan lahan. “Minimal jumlahnya sama. Kalau sempat ya di perubahan, kalau enggak tahun depan,” terangnya.

Sebelum mengajukan itu, pihaknya masih menunggu perhitungan teknis detail engineering design (DED) runway. Terutama menyangkut zona bangunan keamanan terbang antara jarak bangunan dengan bandara. “Kalau BPN turun, baru ketemu titiknya dari mana yang akan dibebaskan,” tuturnya. Data sementara, yang efektif (lokasi konstruksi) yang dibebaskan seluas 9,8 hektare. “Selebihnya mengacu bangunan rumah yang akan diatur,” sebutnya.

Sekadar diketahui, dengan panjang landasan pacu 2,5 kilometer seperti sekarang ini, pesawat berbadan besar harus membatasi muatannya, terutama bahan bakar. Ini membuat pesawat besar yang mengambil rute jarak jauh harus transit terlebih dahulu di bandara lain untuk menambah bahan bakar. Jika runway sudah diperpanjang, praktis pesawat berbadan besar itu bisa lepas landas dengan bahan bakar penuh sehingga tidak perlu lagi transit. Contohnya saat musim haji.

Selain perpanjangan landasan, tengah bulan depan juga akan dimulai proyek perluasan terminal. Proyek itu akan menyedot dana Rp 1,5 triliun dari PT AP1. Rencananya, Bandara Sepinggan akan punya 11 garbarata, yang melampaui Bandara Hasanuddin Makassar (9 garbarata).

Bandara ini akan mengalahkan Bandara Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur yang saat ini sudah punya 11 garbarata. Terminal Bandara Sepinggan pun akan menjadi salah satu yang terbesar di negeri ini dengan luas 110.000 meter persegi. Selain itu, runway juga akan diperpanjang dari 2.500 meter x 45 meter menjadi 3.250 meter x 45 meter. Jika perluasan sudah terealisasi,  diperkirakan bandara itu mampu menampung 10 juta penumpang per tahun. Saat ini saja, data 2010, jumlah penumpang datang-berangkat via Sepinggan mencapai 5.117.059 orang (per hari rata-rata 14 ribu). Sedangkan jumlah pesawat yang tiba dan datang tahun itu menyentuh 57.177 unit.   (far/*/lim/fuz/jpnn)

Berita Terpopuler

Inilah Risna, Wanita yang Bikin Haru di Media Sosial
Selasa, 21 Oktober 2014 , 13:40:00
Sebelum Hadiri Pernikahan Rais, Risna: 6 Harii Lagii...
Selasa, 21 Oktober 2014 , 16:30:00
Empat Calon Menteri Bermasalah
Senin, 20 Oktober 2014 , 19:21:00
Qodari Sebut Jokowi Gunakan Cara Gelap
Selasa, 21 Oktober 2014 , 14:17:00
Riuh Kabinet, Dua Jenderal Dipanggil ke Istana
Selasa, 21 Oktober 2014 , 16:02:00
Jokowi Dilantik, Rupiah Makin Bergigi
Selasa, 21 Oktober 2014 , 07:06:00