Anggota Disiram Air Keras, Kapolda: Pelaku akan Berakhir di Kamar Mayat

Anggota Disiram Air Keras, Kapolda: Pelaku akan Berakhir di Kamar Mayat
Briptu Eryando Dwi Putra menjalani perawatan di RS setelah disiram air keras saat melakukan penyamaran. FOTO: HUMAS POLDA FOR SUMEKS

jpnn.com, PALEMBANG - Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto memastikan tidak akan memberi ampun terhadap pelaku narkoba. Apalagi melakukan perlawanan terhadap anggotanya.

tak terima ada anak buahnya terluka dalam upaya pengungkapan narkoba di bawah Jembatan Ampera, Jumat malam.

“Perang terhadap narkoba akan makin gencar. Akan kami berantas dari Ulu ke Ilir,” tegasnya kepada Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group), tadi malam.

“Pelaku yang melawan akan berakhir di kamar mayat. Kami sudah buktikan itu,” cetus teman seangkatan Kapolri Jenderal Tito Karnavian tersebut.

Sebelum ini, ancaman mantan Kakorlantas Polri itu bukan pepesan kosong. Pada 26 April lalu, Polda Sumsel bersama tim Badan Narkotika Nasional meringkus empat pemain narkoba.

Baca juga: Polisi Disiram Air Keras saat Melakukan Penyamaran, Ngeri!

Salah satunya, warga Aceh, yang ditembak mati dalam penggerebekan di Perum Azhar, Kenten Laut, Talang Kelapa, Banyuasin.

Saat itu, disita barang bukti sebanyak 12,213 kg sabu-sabu dan 48.100 butir ekstasi. Sebelumnya, pada 18 Januari, Polda Sumsel menembak mati gembong narkoba bernama Sarkowi saat penggerebekan di Kecamatan SP Padang, OKI.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto memastikan tidak akan memberi ampun terhadap pelaku narkoba. Apalagi melakukan perlawanan terhadap anggotanya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News