Jumat, 26 Mei 2017 – 14:21 WIB

Artis Cantik Ini Punya Pesan Penting untuk Generasi Muda

Jumat, 19 Mei 2017 – 17:33 WIB
Artis Cantik Ini Punya Pesan Penting untuk Generasi Muda - JPNN.COM

Annisa Putri Ayudya. Foto: Istimewa for JPNN

SHARES

jpnn.com, JAKARTA - Generasi muda Indonesia harus berpikir cerdas menyikapi ancaman radikalisme dan terorisme.

Karena itu, Hari Kebangkitan Nasional harus bisa menjadi tonggak buat para generasi muda untuk berkarya  membangun bangsa demi menjaga persatuan dan kesatuan NKRI.  

"Generasi muda itu memiliki kesempatan buat berkarya, kesempatan buat berkumpul, kesempatan untuk menyadari bahwa kita punya resource yang dibutuhkan, terutama di Indonesia yang negaranya kaya, punya tanah yang baik, punya potensi yang baik, punya orang-orang yang diberikan stimulus yang banyak sekali. Jadi, Hari Kebangkitan Nasional ini adalah kesempatan yang terbuka lebar untuk melawan radikalisme dan terorisme," ujar artis muda yang juga pemain teater Annisa Putri Ayudya di Jakarta, Jumat, (19/5).

Puteri Intelegensia Indonesia 2011 pada pemilihan Puteri Indonesia 2011 ini mengatakan, generasi muda memiliki banyak harapan, baik dari segi usia, tenaga maupun kesadaran

"Pertama dari segi usia, berarti dalam masa hidup semakin banyak waktunya dan umurnya, maka makin banyak memiliki kesempatan untuk memulai seuatu pergerakan yang lebih sehat buat Indonesia," ujar wanita kelahiran Jakarta, 20 Mei 1988 itu.

Selain itu, generasi muda mempunyai tenaga yang lebih banyak. Bukan hanya stamina, tetapi juga sumber daya.

Teknologi yang datang di Indonesia memberikan oportunity yang besar sekaligus  pintu yang lebar para generasi muda Indonesia untuk mengakses bermacam informasi.

"Jadi kalau kita masih punya tenaga yang cukup besar untuk upload-upload di sosial media, harusnya kita juga punya tenaga yang cukup besar untuk riset mengenai berita apa yang kita terima agar kita tidak semena-mena menanggapi informasi yang terjadi. Apalagi sekarang ini musimnya hoaks di media sosial. Temen-temen tentunya harus bisa memilih mana informasi yang bagus dan tidak," ujar alumnus Fakultas Psikologi Universitas Indonesia ini.

loading...
loading...
Masukkan komentarmu disini