Kamis, 27 Juli 2017 – 21:45 WIB

Begini Respons Raja Salman terkait Ketegangan di Masjid Al Aqsa

Selasa, 18 Juli 2017 – 10:08 WIB
Begini Respons Raja Salman terkait Ketegangan di Masjid Al Aqsa - JPNN.COM
SHARES

jpnn.com, JEDDAH - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud telah membuka pembicaraan langsung dengan seorang pejabat tinggi Amerika Serikat, untuk memastikan dibukanya kembali Masjid Al Aqsa di Yerusalem.

Menurut sebuah laporan Elaph yang dikutip Arab News, Raja Salman telah melakukan pembicaraan empat mata dengan pejabat AS yang memiliki kedekatan dengan urusan luar negeri Israel itu.

Seperti diketahui, Israel telah menutup Al Aqsa pada Jumat (14/7) menyusul baku tembak di kawasan masjid yang mengakibatkan tewasnya dua aparat keamanan Israel dan tiga warga Palestina.

Israel kemudian membuka kembali salah satu tempat suci umat muslim itu pada Minggu (16/7), namun dengan penjagaan superketat, termasuk pemeriksaan pengunjung dengan detektor logam dan lainnya. Mayoritas umat muslim di sana tak rela mendapat perlakuan demikian, termasuk pihak masjid. Mereka kemudian menunaikan salat di depan pintu penjagaan.

Kerusuhan kembali pecah pada Minggu (16/7) malam, ketika pasukan Israel dilaporkan memaksa memeriksa kembali sejumlah umat muslim yang sudah berada di dalam masjid. Bahkan dilaporkan, sejumlah laci dan lemari di dalam masjid dibuka paksa oleh aparat Israel dengan dalih pemeriksaan. Di luar masjid, umat yang baru saja menunaikan salat heboh. Laporan terakhir menyebutkan, belasan orang terluka.

Nah, menyikapi situasi panas di Al Aqsa tersebut, Senin (17/7) kemarin, Raja Salman memimpin rapat kabinet di Istana Al Salaam, Jeddah. Hasil rapat meminta masyarakat internasional untuk bersama memikul tanggung jawab menyelesaikan masalah Palestina-Israel, khususnya ketegangan di Al Aqsa.

Kabinet Saudi menyampaikan keprihatinan mendalam atas penutupan Al Aqsa dan melabeli kasus ini sebagai pelanggaran nyata terhadap sentimen muslim di seluruh dunia.

Israel yang menjadi sorotan dunia kemudian merespons. PM Benyamin Netanyahu dikabarkan telah mengundang pejabat Arab Saudi untuk datang langsung ke Al Aqsa dan menilai langsung situasi di lapangan. (adk/jpnn)

loading...
loading...
Masukkan komentarmu disini