Berolahraga Bukan Cara Terbaik untuk Menurunkan Berat Badan?

Berolahraga Bukan Cara Terbaik untuk Menurunkan Berat Badan?
Olahraga. Ilustrasi. Foto Healthycare

jpnn.com - Beberapa penelitian yang dilakukan di AS dan Inggris menemukan dampak minimal olahraga pada penurunan berat badan dibandingkan dengan perubahan diet Anda.

Beberapa artikel di The Mayo Clinic, sebuah perusahaan riset nirlaba di AS melaporkan bahwa olahraga berkontribusi pada penurunan berat badan lebih sedikit dibandingkan dengan perubahan pola makan.

Salah satu alasan utama adalah fakta bahwa makanan padat kalori atau minuman akan memerlukan jumlah waktu yang tidak realistis untuk terbakar.

"Kontribusi terhadap penurunan berat badan dari olahraga sangat minim dan kita masih perlu memperhatikan pentingnya makanan yang kita makan ke dalam perspektif," kata Washington weight-loss doctor and director of the National Center for Weight and Wellness, Scott Kahan, seperti dilansir laman MSN, Kamis (17/8).

"Setiap akses ke data tentang muatan kalori dari apa yang akan Anda makan di restoran dan di tempat lain bernilai. Olahraga bisa membantu mengkontekstualisasikannya," jelas Kahan.

Cassia Denton, direktur pelatihan pribadi di Balance Gym di Washington menyatakan penyebab 80 persen penurunan berat badan adalah nutrisi sementara 20 persen adalah pelatihan/olahraga.

20 persen seharusnya tidak hanya menjadi sesi kardio, tapi juga sesi latihan kekuatan.

Perencana penurunan berat badan baru-baru ini yang dikembangkan oleh ahli matematika Kevin Hall dan National Institutes of Health menyatakan bahwa kehilangan setengah kilo lemak mengharuskan Anda membuat defisit kalori 7.000 dibandingkan dengan patokan sebelumnya, yakni 3.500 kalori.

Beberapa penelitian yang dilakukan di AS dan Inggris menemukan dampak minimal olahraga pada penurunan berat badan dibandingkan dengan perubahan diet

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News