Cemburu Buta, Keroyok Saingan hingga Tewas

Cemburu Buta, Keroyok Saingan hingga Tewas
Ilustrasi Foto: pixabay

jpnn.com, KEDIRI - Khoirul Mahuda, 30, meninggal setelah dikeroyok sembilan orang, di Desa Ngadiluwih, Kediri, Jatim.

Dia meninggal karena mengalami luka di kepala.

Diduga, penyebab pengeroyokan tersebut adalah cemburu.

Sembilan orang yang diamankan karena pengeroyokan itu adalah Rohman Asrowi, 26, warga Desa Banjaranyar, Kras.

Delapan orang lainnya adalah warga Desa Seketi, Ngadiluwih. Yakni, Ari Ardianto, 25; Bayu Handoko, 25; Ahmad Fauzi, 25; Okvea Rendy, 25; Syahrul Ibrahim, 20; Mohammad Asrofi, 27; Andri, 30; dan Sukamdi, 35.

Peristiwa tersebut bermula saat Khoirul mengantar pulang Lutfi, 18, warga Desa Seketi, Ngadiluwih.

Sebelumnya, keduanya berjalan-jalan menikmati suasana takbir di area Simpang Lima Gumul (SLG).

Tiba di kediaman Lutfi, ternyata sudah ada satu di antara sembilan pelaku, Sukamdi.

Khoirul Mahuda, 30, meninggal setelah dikeroyok sembilan orang, di Desa Ngadiluwih, Kediri, Jatim.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News