Senin, 26 Juni 2017 – 00:19 WIB

Chris Cornell Gantung Diri Usai Bawakan Lagu Sarat Pesan Kepedihan dan Kematian

Jumat, 19 Mei 2017 – 09:00 WIB
Chris Cornell Gantung Diri Usai Bawakan Lagu Sarat Pesan Kepedihan dan Kematian - JPNN.COM

Chris Cornell. Foto: via The Sun

SHARES

jpnn.com, DETROIT - Misteri kematian bintang rock Chris Cornell pada Rabu (17/5) malam di Detroit, akhirnya terungkap. Vokalis Soundgarden dan Audioslave itu meninggal karena bunuh diri di kamar hotelnya.

Pionir aliran grunge berusia 52 tahun itu disebut tewas karena gantung diri. "Penyebab kematian telah dipastikan karena gantung diri. Laporan lengkap hasil autopsi masih belum selesai," ujar salah seorang petugas medis, dalam sebuah pernyataan resmi hasil autopsi awal, yang dilansir The Sun.

Seorang juru bicara polisi juga membenarkan bahwa Cornell meninggal karena gantung diri. "Belum ada informasi tambahan selain itu," bunyi pernyataan dari Wayne County office.

Cornell kembali ke kamar hotelnya di MGM Grand Detroit setelah pertunjukan di Fox Theatre. Channel 4 WDIV Detroit melaporkan, istri Cornell, Vicky Karayiannis menelepon seorang teman keluarga dan memintanya untuk memeriksa suaminya.

Teman tersebut kemudian membuka paksa pintu kamar hotel dan menemukan sang rocker tak bernyawa di kamar mandi. Kepergian ini membuat kaget keluarga dan orang-orang terdekat Cornell. Tak ada yang menyangka, penampilan bersama Soundgarden di Fox Theatre adalah pertunjukan terakhir Cornell.

Menurut daftar lagu dalam show di Fox, tembang mereka Slaves And Bulldozers adalah lagu yang terakhir dibawakan.

Saat live, di tengah lagu itu mereka membawakan penggalan bait dari lagu Led Zeppelin In My Time Of Dying. "In my time of dying, I want nobody to mourn. All I want for you to do is take my body home. Well, well, well, so I can die easy." Di saat saya sekarat, saya tidak ingin ada yang berkabung. Yang saya inginkan adalah kalian semua membawa tubuh saya pulang. Baiklah..jadi saya bisa mati dengan tenang.

loading...
loading...
Masukkan komentarmu disini