Daihatsu Enggan Gunakan Tekhnologi Hybrid

Daihatsu Enggan Gunakan Tekhnologi Hybrid
Daihatsu Enggan Gunakan Tekhnologi Hybrid
BEKASI--Produsen mobil PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengaku, tidak akan ikut-ikutan pabrikan mobil lain yang getol melahirkan mobil dengan tehnologi hybrid (bertenaga bahan bakar dan listrik). Direktur Pemasaran PT ADM, Amelia Tjandra menilai, tekhnologi itu mahal sehingga memilih teknologi lain yakni fuel cell atau sel bahan bakar, pada setiap kendaraan Daihatsu.  

“Kedepan kami akan mengusung tekhnologi ramah lingkungan, tapi tidak memakai tekhnologi hybrid. Kami akan masuk ke tekhnologi fuel cell, dimana tekhnologi ini sama seperti hybrid tapi jauh lebih murah,” ungkap Amelia kepada Radar Bekasi (Group JPNN), kemarin.

Dikatakannya, dengan tekhnologi fuel cell diklaim mampu menempuh jarak 32 km hanya dalam satu liter bahan bakar. Namun, Amelia mengakui, ada beberapa tahapan untuk mencapai fuel cell. Pertama Eco Iddle, kemudian 2 tak dan setelah itu baru Fuel Cell. Setelah tahapan itu dilalui baru bisa mencapai zero emission.

“Untuk mencapai kesana, Daihatsu sudah merilis mobil dengan tekhnologi eS (energy Saving) yakni Mira eS. Mobil irit BBM ini langsung sukses di pasaran Jepang. Hanya satu bulan setelah diluncurkan akhir September lalu, mobil ini sudah dipesan sebanyak 25 ribu unit,” beber Amelia.

BEKASI--Produsen mobil PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengaku, tidak akan ikut-ikutan pabrikan mobil lain yang getol melahirkan mobil dengan tehnologi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News