Di Kabupaten Ini Formasi untuk Honorer K2 Lumayan

Di Kabupaten Ini Formasi untuk Honorer K2 Lumayan
Honorer K2 tenaga administrasi tak bisa ikut tes CPNS 2018. Ilustrasi Foto: dok.JPG/JPNN.com

jpnn.com, BANYUWANGI - Pendaftaran CPNS 2018 akan berakhir hari ini. Pemkab Banyuwangi, Jatim, mewanti-wanti kepada warga untuk tidak mempercayai siapa pun yang menjanjikan dapat meloloskan seseorang diterima sebagai CPNS.

Besar kemungkinan itu hanya akal-akalan oknum tidak bertanggung jawab untuk menipu guna mendapatkan keuntungan.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Djadjat Sudradjat mengatakan, sistem seleksi CPNS tahun 2018 dilakukan secara terbuka secara online lewat portal nasional sscn.bkn.go.id. Selain dibuka secara nasional, para pelamar juga bakal menjalani uji kompetensi berbasis komputer (computer assisted test/CAT).

”Nilai hasil ujian akan langsung keluar setelah peserta menyelesaikan soal. Sehingga tidak bisa dimanipulasi,” ujarnya seperti diberitakan Radar Banyuwangi (Jawa Pos Group).

Karena itu, lulus atau tidaknya seseorang pada uji kompetensi, itu murni ditentukan kemampuan orang pelamar itu sendiri. Bukan atas bantuan orang lain.

”Maka, jangan sekali-kali percaya dengan iming-iming bahwa seseorang bisa lolos seleksi CPNS. Sekali lagi, jangan percaya. Entah itu staf pemkab bahkan staf Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) sekali pun. Yakinlah bahwa iming-iming itu hanya modus penipuan,” tegasnya.

Kepala BKD Banyuwangi Nafiul Huda mengatakan, jumlah pelamar yang telah memasukkan berkas pendaftaran untuk formasi CPNS Pemkab Banyuwangi hingga akhir pekan lalu sebanyak 3.975 orang.

”Rinciannya, pelamar formasi tenaga guru sebanyak 1.355 orang, tenaga kesehatan 585 orang, dan tenaga teknis lainnya 2.035 orang,” ujarnya.

Hari ini merupakan terakhir masa pendaftaran CPNS 2018, masyarakat diimbau waspada penipuan bermodus bisa meloloskan jadi CPNS.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News