Minggu, 26 Maret 2017 – 04:54 WIB

Dua Jemaah Ahmadiyah Dimakamkan

Rabu, 09 Februari 2011 – 07:17 WIB
Dua Jemaah Ahmadiyah Dimakamkan - JPNN.COM

SHARES
TANGERANG - Dua jemaah Ahmadiyah yang tewas saat penyerangan di Cikeusik, Pandegelang, Banten akhirnya dimakamkan di Jalan Rahmat Ali Haot, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Selasa (8/2) pagi. Pemakaman Roni, 38, dan Chandra, 30 diiringi keluarga dan ratusan jemaah lainnya. Sementara itu, jasad Warsono, dimakamkan di kampung halamannya, Cirebon, Jawa Barat.

Istri Roni, Rahmawati tak kuasa menahan tangis, sejak jenazah suaminya di semayamkan di Masjid Mahmudah, dekat lokasi pemakaman, terus bersedih. Janda beranak dua itu mengaku bingung, setelah suaminya meninggal siapa yang harus menafkahi dua orang putrinya Risa, 9, dan Tati, 5. "Saya berharap tidak ada lagi kejadian seperti ini. Karena hanya meninggalkan luka mendalam bagi keluarga," kata Rahmawati kepada wartawan, kemarin.  

Rahmawati menyatakan suaminya adalah seorang tukang ojek di Muara Baru, Jakarta Utara. "Keberangkatan ke Cikeusik pada hari Sabtu, katanya ada yang mau demo di sana, maka harus berangkat," ujarnya.

Sementara itu Ketua Cabang Ahmadiyah Cipondoh, Margani menyatakan pengikut ajaran tersebuit di daerah Cipondoh sekitar 1.000 orang. Ajaran tersebut mulai masuk Cipondoh sejak tahun 1948 silam. "Selama itu hampir tidak pernah ada gesekan maupun keributan. Pernah di tahun 1989, namun tidak ada korban jiwa," ujarnya.

Karena itu, Margani mengutuk keras atas kejadian di Cikeusik. "Tolong hargai perbedaan yang ada. Sebab perbedaan itu sudah diatur dalam konstitusi. Ini yang harus dipahami bersama," tegasnya.

Menurut Margani, jemaah Ahmadiyah di Tangerang, bisa hidup dengan tenang dan damai karena masyarakat Tangerang yang sudah rasional dan berpendidikan tinggi sehingga bisa memahami adanya perbedaan. "Toleransi masyarakat Tangerang cukup bagus," tandasnya.

Kapolres Metropolitan Tangerang, Kombes Tavip Yulianto, meskipun wilayah Tangerang relatif aman dan jauh dari pergesekan, pihaknya tetap waspada. "Basis massa Ahmadiyah seperti di Cipondoh dan Ciledug, menjadi perhatian kami. Tentu dengan terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak," kata Kapolres. (gin)