Kamis, 23 Maret 2017 – 05:07 WIB

Efek Samping Penggunaan Antibiotik Pada Anak

Selasa, 03 November 2015 – 10:57 WIB
Efek Samping Penggunaan Antibiotik Pada Anak - JPNN.COM

ILUSTRASI. FOTO: Laman Health

SHARES

Antibiotik merupakan salah satu zat yang sangat berguna dalam dunia farmasi. Beberapa dokter anak sering menggunakan antibiotik dalam resep dokter untuk menyembuhkan berbagai keluhan yang diberikan oleh pasien anak.

Namun demikian Anda perlu waspada karena penggunaan antibiotik secara tidak rasional sebetulnya tidak diperkenankan dan justru menimbulkan efek yang kurang baik bagi anak.

Penggunaan antibiotik secara berulang terkait dengan kenaikkan berat badan yang lebih besar pada anak-anak dan hal itu bisa memengaruhi berat badan kelak.

Para peneliti dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health di Baltimore menganalisis data dari hampir 164.000 anak-anak di Amerika Serikat dan menemukan bahwa sekitar 21 persen dari mereka menerima tujuh atau lebih resep untuk antibiotik selama masa kanak-kanak.

Pada usia 15 tahun mereka yang mengonsumsi antibiotik tujuh kali lebih berat sekitar 1kg dari mereka yang tidak mengonsumsi antibiotik. Kenaikan berat badan ini antara mereka yang sering mengonsumsi antibiotik ini cenderung diremehkan karena kurangnya data yang lengkap.

“BMI Anda (perkiraan lemak tubuh) mungkin selamanya diubah oleh antibiotik yang Anda konsumsi sewaktu Anda masih anak-anak," kata pemimpin studi Dr, Brian Schwartz, seperti dilansir laman Health, Senin (2/11).

“Data kami menunjukkan bahwa setiap kali kita memberikan antibiotik untuk anak-anak, mereka mengalami kenaikkan berat badan lebih cepat dari waktu ke waktu,” jelas Dr. Schwartz.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penggunaan antibiotik berulang secara permanen mengubah keseimbangan bakteri dalam saluran pencernaan. Hal ini mengubah cara makanan dipecah dan meningkatkan jumlah kalori yang diserap sehingga berat badan lebih besar.