Gara-gara Status di FB, Sapta Hampir Kehilangan Nyawa

Gara-gara Status di FB, Sapta Hampir Kehilangan Nyawa
Ilustrasi. Foto: AFP

jpnn.com - jpnn.com - Sapta Dinata alias Adin (20) menderita lima luka tusukan senjata tajam di punggung gara-gara status di media sosial Facebook.

Meskipun bukan sebagai pembuat status, Sapta hampir saja meregang nyawa akibat tusukan pisau yang dilakukan Badarudin alias Epeng, Senin (16/1).

Peristiwa berdarah itu berawal ketika Sapta mendatangi rumah pelaku di Jalan Cilik Riwut, Gang Wahyu, Kelurahan Selat Dalam, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas.

Dia mengklarifikasi status di media sosial Facebook milik pelaku yang dinilai kurang pantas.

“Sempat terjadi cekcok mulut, kemudian pelaku masuk ke dalam rumah mengambil senjata tajam, kemudian digunakan untuk menikam korban hingga menderita lima luka tusuk,” jelas Kasat Reskrim Polres Kapuas, AKP Wiwin. Junianto S.

Usai melakukan penusukan, Badarudin pun langsung kabur.

Hingga saat ini, Badarudin masih dalam pengejaran Satreskrim Polres Kapuas.

“Kami berharap pelaku Badarudin agar segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” kata Wiwin. (nto)

Sapta Dinata alias Adin (20) menderita lima luka tusukan senjata tajam di punggung gara-gara status di media sosial Facebook.


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News