Gubernur Jateng Dukung AirNav Gelar Festival Balon

Gubernur Jateng Dukung AirNav Gelar Festival Balon
Festival Balon Udara di Wonosobo. Foto Twitter

jpnn.com, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, mendukung rencana AirNav Indonesia untuk menggelar festival Balon Udara Wonosobo.

Langkah ini dilakukan sebagai cara tepat untuk mengajak warga menjalankan tradisi dengan memperhatikan aspek keselamatan penerbangan.

Festival ini dinilai Ganjar akan menjadi jalan tengah yang baik dalam menyelesaikan polemik balon udara.

"Ini bagus sekali, jadi balon udara tidak dilarang, tetapi kita kelola, dibuat aturannya yang sesuai dengan keselamatan dan dilombakan," ujar Ganjar saat menerima Direktur Utama AirNav Indonesia, Novie Riyanto dan Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Alvin Lie di kediaman Gubernur, Puri Gedeh, Semarang, Kamis (20/7) lalu.

Disampaikan Ganjar, sejak mengetahui sejumlah balon udara terbang tinggi hingga di ketinggian yang sama dengan jalur pesawat, pihaknya sudah beberapa kali melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada warga.

"Banyak mereka tidak mengerti bahayanya, tapi dari beberapa kali kunjungan, saat kita sampaikan bahaya terhadap dunia penerbangan, mereka sendiri mulai sadar. Tapi karena ini tradisi, maka tidak bisa dihilangkan begitu saja. Solusinya apa, ya ditambatkan supaya bisa terkontrol. Untuk
itu, ide festival ini sangat bagus," tutur dia.

Ganjar menambahkan, saat arus mudik lalu, pihaknya juga sudah mendiskusikan ini dengan Menteri Perhubungan. Bahkan, bila dikelola dengan baik bersama stakeholder lainnya, acara ini juga bisa menjadi atraksi pariwisata yang menarik dan akan meningkatkan perekonomian Wonosobo.

Direktur Utama AirNav Indonesia, Novie Riyanto menyampaikan terima kasih atas dukungan Ganjar selama ini dan respon untuk penyelenggaraan festival yang akan digelar tahun depan.(chi/jpnn)


Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, mendukung rencana AirNav Indonesia untuk menggelar festival Balon Udara Wonosobo.


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News