Kamis, 19 Januari 2017 – 15:41 WIB

Harga Minyak Melandai

Rabu, 07 September 2011 – 09:07 WIB
Harga Minyak Melandai - JPNN.COM

SHARES
JAKARTA – Bayang-bayang kekhawatiran lesunya perekonomian global membuat harga minyak dunia surut. Harga minyak Indonesia (ICP) pun ikut melandai. Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita H. Legowo mengatakan, selama Agustus 2011, rata-rata harga ICP berada pada level USD 111,67 per barel.
"Artinya, turun USD 5,48 per barel dibandingkan dengan ICP Juli yang sebesar USD 117,15 per barel," ujarnya.

Menurut Evita, penurunan harga minyak tersebut sejalan dengan perkembangan harga minyak mentah utama di pasar internasional yang disebabkan beberapa faktor. Misalnya, memburuknya proyeksi perekonomian Amerika Serikat (AS). "Ini terlihat dari indikator aktivitas bisnis, baik sektor manufaktur maupun nonmanufaktur, sehingga tingkat konsumsi individu menurun," katanya.

Di pasar Nymex (AS), sepanjang Agustus lalu, rata-rata harga minyak jenis WTI turun USD 11,12 per barel dari USD 97,34 per barel menjadi USD 86,22 per barel. Harga minyak Brent di London turun USD 7,00 per barel, dari USD 116,74 per barel menjadi USD 109,74 per barel. Harga minyak Basket OPEC turun USD 5,30 per barel, dari USD 111,62 per barel menjadi USD 106,32 per barel.

Evita menambahkan, berdasar publikasi IEA (International Energy Agency) dan OPEC pada Agustus 2011, proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global 2011 menurun jika dibandingkan dengan proyeksi sebelumnya.

Tim harga minyak Indonesia merinci, IEA merivisi pertumbuhan permintaan minyak global pada 2011 menjadi 1,2 juta barel per hari atau turun 0,1 juta barel per hari dibandingkan dengan proyeksi bulan sebelumnya karena tingginya harga minyak dan melemahnya proyeksi ekonomi global. (owi/c8/kim)