Ibu-Ibu Hebat ini Berdayakan Sisa Kulit jadi Kalung

Ibu-Ibu Hebat ini Berdayakan Sisa Kulit jadi Kalung
Ibu-ibu anggota paguyuban. FOTO : Jawa Pos

jpnn.com, SIDOARJO - Puluhan Ibu PKK Desa Sidomulyo, Krian membentuk Paguyuban Wanita Kreatif Sidomulyo (PWKS). Kegiatan para anggota adalah mengolah sisa-sisa kulit pembuatan tas dan jaket menjadi kreasi aneka bros dan kalung. 

Menurut ketua paguyuban, Karomah, banyak perempuan yang bisa diberdayakan. Karena itu, peluang menciptakan paguyuban tersebut muncul. ''Antusiasme tinggi. Mereka menggebu-gebu untuk bisa bikin sesuatu,'' ujarnya kemarin (22/12).

Menurut istri Kades Sidomulyo itu, kegiatan PKK sering hanya berupa sosialisasi dan penyuluhan. Ada juga monitoring dan evaluasi. Pemberdayaannya belum bersifat aksi. Dengan adanya PWKS, dia berharap jiwa keterampilan dan kewirausahaan mereka tumbuh. ''Syukur-syukur dapat menyejahterakan,'' tuturnya.

Aktivitas tersebut dipandu Endang Daryanti. Dia melatih cara pembuatan kalung dan bros dari bahan kulit sisa pembuatan tas dan jaket. Caranya mudah. Sisa kulit itu tinggal dibentuk sesuai dengan pola, kemudian dipotong. ''Dengan begini, perempuan desa biar aktif,'' ungkapnya.

Endang menuturkan bahwa pelatihan tersebut dilaksanakan tepat pada momen Hari Ibu. Dengan begitu, perempuan desa yang diberdayakan. Mereka kuat dan terampil, tidak kalah dengan para lelaki. Dapat dibuka lapangan kerja untuk anggota PWKS. ''Kita bangun ekonomi kreatif,'' ucapnya.

Ke depan, kegiatan pembuatan kalung dan bros terus berlangsung. Endang akan mencari peluang agar produk tersebut bisa dipamerkan. Untuk sementara ini, akan dibuat koperasi dulu ''Hasilnya ditampilkan di sana,'' katanya. (oby/c20/ai) 

Caranya mudah. Sisa kulit itu tinggal dibentuk sesuai dengan pola, kemudian dipotong


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News